Kamis, 02 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Headlines
  • Ma'ruf Amin Harap Tak Ada Lagi Konflik Usai Rekapitulasi Pemilu

Syukuran Menang Versi Quick Count Bareng Pendukung Milenial

Ma'ruf Amin Harap Tak Ada Lagi Konflik Usai Rekapitulasi Pemilu

admin Senin, 13 Mei 2019 09:23 WIB
Detikcom
Jakarta (SIB) -Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri acara syukuran kemenangan Pemilu versi quick count yang diadakan oleh Relawan Millenial Jokowi-Ma'ruf (Remaja). Dalam kesempatan ini, Ma'ruf bersyukur karena selama penyelenggaraan pemilu tidak ada kerusuhan.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada remaja yang hari ini menyelenggarakan syukuran, terutama untuk suksesnya pilpres dan pileg yang berjalan dengan baik, tidak ada kerusuhan dan semuanya berjalan aman, itu yang pertama kita syukuri," kata Ma'ruf di Hotel Sari Pacific, Jl MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/5).

Lantas, dia bersyukur karena dia bersama pasangannya, capres 01 Joko Widodo, telah dinyatakan menang versi hitung cepat (quick count). Dia pun berharap hitungan ini juga sama dengan hasil real count resmi.

"Jadi nanti kalo real count-nya sudah ada, syukuran lagi," ujarnya.

Selain itu, menurut Ma'ruf, kemenangannya ini tak terlepas dari dukungan kaum milenial. Dia juga mengklaim bahwa kaum milenial memang banyak yang mendukung dia dan Jokowi.

"Ini juga semua termasuk dukungan milenial, kaum remaja. Ternyata kaum remaja lebih banyak menyampaikan dukungannya kepada kami, Jokowi-Ma'ruf Amin, sehingga kami menjadi pemenang. Mudah-mudahan sesudah nanti ditetapkan juga akan berjalan aman, tidak ada gejolak, karena memang buat kita pilpres itu bukan pertarungan, bukan permusuhan, tetapi kontestasi mencari pemimpin yang terbaik," ucapnya.

"Kita memang sudah berjanji bahwa apapun yang terjadi, kita siap kalah dan siap menang," sambungnya.

Harap Tak Ada Lagi Konflik
Sementara itu Ma'ruf Amin berharap tidak ada lagi keributan pasca-rekapitulasi nasional KPU pada 22 Mei. Ma'ruf berharap kegaduhan politik berakhir.

"Karena itu kita harap selesai nanti perhitungan itu sudah tidak ada lagi konflik di antara kita," ujar Ma'ruf saat menghadir buka bersama PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Pendopo Graha Alam Indah, Jl Condet Raya, Jakarta Timur, Sabtu (11/5).

Ma'ruf Amin juga menjelaskan peran dan tanggung jawab ulama terhadap bangsa dan negara. Ma'ruf menyebut, ulama saat terjun ke dunia politik punya peran dalam urusan kenegaraan.

"Bagaimana sekarang menempatkan ulama tidak hanya di hilir tetapi juga di hulu. Hulunisasi peran ulama dalam kebangsaan dan kenegaraan," lanjut dia.

"Tetapi ada yang ingin mencapainya dengan cara memaksa dan merebut. Melakukan apa saja yang penting mengambil. Kalau NU tidak, siap tetapi tidak dengan cara yang menimbulkan kegaduhan," imbuh Ma'ruf.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat menjadikan bulan Ramadhan untuk perbaikan diri dan berperan untuk negara.

"Ini komitmen kita. Karena itu bulan Ramadhan ini kita jadikan sebagai bulan untuk memperbaharui tekad kita dan melakukan perbaikan terhadap semangat dan tekad kita di dalam mengabdi baik kepada agama dan negara," katanya. (detikcom/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments