Jumat, 21 Feb 2020
  • Home
  • Headlines
  • Ma'ruf: Revolusi Mental Tidak Jelas Cuma buat Amien Rais

Ma'ruf: Revolusi Mental Tidak Jelas Cuma buat Amien Rais

admin Senin, 14 Januari 2019 11:14 WIB
KH Ma'ruf Amin
Jakarta (SIB)-Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin menjawab soal pernyataan Amien Rais yang menyebut revolusi mental Joko Widodo (Jokowi) tidak jelas. Menurutnya, revolusi mental Jokowi tak jelas hanya untuk Amien Rais.

"Tidak jelas kan buat Amien Rais. Kalau buat Pak Jokowi kan jelas. Bagaimana mengubah mentalitas, mengubah persepsi," ujar Ma'ruf di kantor DPD Golkar Depok, Jalan Boulevard Grand Depok, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1).

Amien mengkritik Jokowi saat peluncuran bukunya berjudul 'Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral'. Amien mengatakan revolusi mental Jokowi tidak punya kompas paradigma atau penunjuk moral sehingga sangat lemah.

Ma'ruf menjelaskan revolusi mental yang digaungkan Jokowi membutuhkan proses. Membangun mental manusia, menurutnya, tak semudah membalikkan telapak tangan.

"Bahwa belum semuanya (revolusi mental), itu kan nggak bisa kayak orang membalik tangan begitu. Maka itu ada sebuah proses," kata dia.

Mantan Rais Aam PBNU itu menambahkan apa yang telah dilakukan Jokowi untuk menyatukan bangsa dan negara. Serta mengubah fundamental.

"Bagaimana menyatukan kita di dalam berbangsa, bernegara. Pembangunan budaya bangsa. Mengubah human resources menjadi human capital. Itu kan perubahan-perubahan yang fundamental," lanjutnya.

Disindir TKN Jokowi
Sebelumnya, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago, mau membuat buku berjudul 'Taubat' untuk membalas buku 'Revolusi Moral' Amien Rais. PAN mempersilakan Irma.

"Kalau ada yang mau menulis kritik balasan, monggo kemawon. Siapa saja berhak menulis kok, " kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, saat dihubungi, Sabtu (12/1).

Dradjad mengaku maklum karena kritik Amien terhadap 'Revolusi Mental' Jokowi sangat keras. Menurut dia, Amien memang lebih suka menyampaikan sesuatu dengan lugas.

"Memang kritik Pak Amien seperti biasanya sangat tajam. Dalam pengantar di halaman 5, Pak Amien menulis, 'namun saya meminta maaf kalau bagi sebagian kalangan, pendapat saya ini terlalu blak-blakan, lugas, langsung, tanpa basa-basi. Tetapi cara ini yang saya pilih supaya jelas, titik.' Jadi beliau memang memilih cara yang lugas tersebut," sebut Dradjad.

Saat menanggapi buku 'Revolusi Moral' Amien Rais, Irma berbicara soal tokoh berusia tua yang suka mencaci maki. Ia berencana membuat buku 'Taubat' yang berkisah tentang pertobatan seorang tokoh yang di masa tuanya sering berbicara kasar.

Dradjad enggan mengomentari pernyataan Irma lebih jauh. Dia mengatakan kritik Irma tak substantif.

"Jika kritik yang disampaikan terhadap risalah pendek 'Revolusi Moral' Pak Amien itu bersifat substantif, saya dengan senang hati akan menjawab. Kita bisa diskusikan substansinya secara ilmiah dan objektif. Tentu akan enak, produktif, dan bermanfaat diskusinya," ujarnya. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments