Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • Headlines
  • Longsor di Afghanistan Tewaskan 350 Orang, Ribuan Lainnya Masih Tertimbun

Longsor di Afghanistan Tewaskan 350 Orang, Ribuan Lainnya Masih Tertimbun

Minggu, 04 Mei 2014 18:04 WIB
AP Photo
Otoritas berwenang dibantu warga lokal melakukan pencarian korban di lokasi tanah longsor yang menimbun satu desa di Provinsi Badakhshan, Afghanistan, Sabtu (3/5/2014). Sejauh ini, 350 orang ditemukan tewas, sementara ribuan lainnya masih tertimbun
Kabul (SIB)- Tanah longsor menimbun satu desa di wilayah Badakhshan, Afghanistan. Sejauh ini, bencana alam tersebut telah menewaskan 350 orang.

Dikhawatirkan jumlah korban tewas akan terus bertambah karena ribuan orang lainnya masih tertimbun tanah longsor. Warga desa yang ada di lokasi bencana hanya bisa menggunakan sekop untuk menggali tanah dan juga bebatuan yang longsor. Tim dari PBB serta pasukan asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat masih bergegas di lokasi untuk memberikan bantuan.

"Jumlah korban tewas yang ditemukan telah mencapai 350 orang," terang misi PBB di Afghanistan dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (3/5). "Aksi cepat tanggap sedang digerakkan bagi siapa saja yang berhasil selamat tapi kehilangan tempat tinggalnya, dengan beberapa mitra kami sudah berada di lapangan. Komando Regional (NATO) yang ada di wilayah utara terus berkomunikasi dengan Tentara Nasional Afghan terkait upaya pencarian dan penyelamatan," imbuh pernyataan tersebut.

Secara terpisah, Gubernur Badakhshan, Shah Waliullah Adeeb menuturkan kepada AFP bahwa korban tewas bisa saja melonjak drastis karena masih banyak orang yang tertimbun.  "Temuan awal kami yang didasarkan pada laporan warga setempat menunjukkan sekitar 2.500 orang, termasuk wanita dan anak-anak, mungkin tewas. Sangat sulit untuk mengonfirmasi informasi dari lapangan dan kami terus berusaha mencari tahu kebenarannya," ucapnya.

Otoritas setempat menuturkan, sedikitnya terjadi dua kali longsor di desa Aab Bareek dalam selang waktu 1 jam pada Jumat (2/5) waktu setempat. Tanah longsor ini terjadi setelah wilayah tersebut dilanda hujan deras selama beberapa hari. Tanah longsor pertama terjadi ketika warga sedang melakukan salat Jumat di dua masjid setempat. Kemudian ketika warga yang terkena longsor melakukan pembersihan dibantu warga lainnya, longsor kedua terjadi.

Sekitar 350-400 rumah dilaporkan hancur akibat tanah longsor ini. Sedikitnya 1.000 keluarga terkena dampak tanah longsor ini. Otoritas setempat menyebutkan, sekitar 300 keluarga atau 2 ribu orang dinyatakan hilang. Pencarian korban terus dilakukan oleh otoritas setempat dengan bantuan warga.

 Badakhshan merupakan wilayah pegunungan yang terpencil di wilayah Afghanistan bagian timur laut, dekat dengan perbatasan Tajikistan, China dan Pakistan.

Wakil Kepala Kepolisian Badakhshan Kolonel Abdul Qadeer mengatakan, longsor ini terjadi setelah hujan deras terus-terusan mengguyur wilayah itu selama satu pekan terakhir.

Ketika longsor menerjang, warga sedang melakukan kerja bakti merapikan dan memperbaiki rumah mereka. Sebelum terjadi longsor besar ini, warga sudah lebih dulu direpotkan longsor dengan volume yang lebih kecil. Presiden Hamid Karzai telah memerintahkan pejabat di bawahnya untuk memulai upaya pencarian dan memberikan bantuan darurat sesegera mungkin. (AFP/dtc/R16/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments