Minggu, 19 Jan 2020
  • Home
  • Headlines
  • Komisi I: RUU Penyiaran Masuk Prolegnas Prioritas, Dibahas 2020

Komisi I: RUU Penyiaran Masuk Prolegnas Prioritas, Dibahas 2020

redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 15:07 WIB
detikNews.com
Meutfya Hafid
Jakarta (SIB)
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020. RUU Penyiaran akan menjadi prioritas.

"RUU Penyiaran kita masukan dalam Undang-Undang prioritas usulan DPR untuk prolegnas prioritas. Artinya 2020 sudah mulai akan dibahas," kata Meutya Hafid di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/12).

Menurutnya, sejak periode sebelumnya, DPR memang menginginkan adanya perbaikan dalam hal penyiaran. Digitalisasi penyiaran menjadi hal yang disinggung Meutya.

"Karena memang PR yang tertinggal dari periode lalu tentu kita ingin penyiaran yang lebih baik, berimbang dan tentukan yang paling juga ditunggu adalah bagaimana digitalisasi penyiaran dilakukan," sambungnya.

Meutya ingin masyarakat mendapatkan keberagaman informasi. Hal tersebut menurutnya dapat didorong dengan adanya berbagai konten berita yang diterima masyarakat.

"Prinsipnya kita ingin lebih banyak konten, lebih banyak pemilik stasiun televisi, diversity of content and diversity of ownership. Jadi keberagaman kepemilikan, keberagaman isi sehingga pemirsa bisa mendapatkan tayangan yang lebih kaya, lebih baik lagi," ujar Meutya.

DPR menurutnya menyadari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menginginkan agar RUU ini segera diselesaikan.
"Pasti kita ingin cepat. Nanti kita sadar juga Undang-undang Penyiaran adalah Undang-undang yang melibatkan banyak stakeholder. Mulai dari publik, industri, yang juga adalah keseluruhan publik juga mewakili permisa dan juga industrinya harus kita protect.
Sehingga memang kalau belajar dari periode lalu. Ini bukan Undang-undang yang bisa dikebut dan jangan dibuat tergesa-gesa," tegasnya.

Sebelumnya, beberapa lembaga seperti Kementerian Kominfo dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah mendorong agar RUU Penyiaran ini segera dirampungkan. KPI menilai RUU Penyiaran ini adalah kebutuhan yang mendesak. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments