Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kombinasi Nikel Morowali dan Zinc dari Dairi Menghasilkan Ekspor Indonesia 35 Miliar Dolar AS

Luhut Binsar Pandjaitan:

Kombinasi Nikel Morowali dan Zinc dari Dairi Menghasilkan Ekspor Indonesia 35 Miliar Dolar AS

* Gubernur Sumut Diminta Melihat Daerah yang Punya Nilai Tambah
admin Jumat, 12 Juli 2019 09:24 WIB
SIB/Horas Pasaribu
GUNTING PITA: Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Presiden Grab Ridzki Kramadibrata disaksikan Dirut BODT Arie Prasetyo, Anggota DPD RI Parlindungan Purba dan lainnya, menggunting pita tanda diresmikannya peluncuran taxi online Bandara, Kamis (11/7) di bandara Kualanamu Deliserdang.
Kualanamu (SIB) -Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, di Morowali, Sulawesi Tengah penghasil nikel terbesar di Indonesia dan di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Sumut ada tambang zinc (seng) dan timah hitam. Kombinasi kedua bahan tambang ini bisa jadi rantai pasokan (supply chain) yang bernilai ekspor tinggi.

Potensi alam kedua provinsi itu diungkapkan Luhut Pandjaitan ketika meresmikan peluncuran taxi online bandara, Kamis (11/7) di ruang kedatangan Bandara Kualanamu International Airport. Menurut dia, pemerintah sekarang sedang menuntaskan apa yang namanya supply chain (rantai pasokan) dan tidak mau lagi ekspor raw material (bahan baku), tapi negara sudah melirik ada nilai tambah dari kedua bahan baku tersebut.

"Oleh pengelolanya, anak perusahaan Bakrie zinc mau diekspor tapi pemerintah melarang, lalu disarankan dikirim ke Morowali atau diproses di Dairi agar memiliki nilai tambah. Karena akan menambah tenaga kerja, pajak dan membuat Indonesia terkenal," kata Luhut.

Rantai pasokan nikel dan seng, kata Luhut, bisa menghasilkan baterai litium (baterai isi ulang), stainless steel (besi tahan karat), baja karbon, baterai listrik sampai sendok dan garpu. Selama ini belum banyak mengetahui kalau 70 persen dari Indonesia. "Termasuk perusahaan LG dari Korea, Panasonic dari Jepang, Amerika dan Cina adalah produsen besar baterai litium di dunia," terangnya.

Setelah mengetahui besarnya potensi bahan tersebut, sekarang Indonesia menghentikan ekspor nikel sebagai salah satu bahan pembuatan batere litium. Akibatnya, negara-negara importir nikel jadi berinvestasi di Indonesia dan sudah berlangsung lima tahun.

"Empat tahun lalu, ekspor bahan baku nikel Indonesia 300-400 juta dolar AS. Tapi ketika setahun lalu kita ekspor barang jadi stainless steel (besi tahan karat) Indonesia mendapat 5,5 miliar dolar AS, atau 10 kali lebih besar dari ekspor bahan baku. Kemudian kita masuk ke carbo steel (baja karbon), dari situ baru masuk ke baterai litium dan berkembang sampai, katoda, baterai listrik, mobil, sendok garpu, begitulah siklusnya," papar Luhut.

Pada kesempatan itu Luhut Pandjaitan mengingatkan warga Sumut jangan lagi menghabiskan energi hanya hanya persoalan perbedaan. Tapi harus dilihat betapa kaya rayanya Indonesia. Dia memaparkan, perusahaan mobil VW, BMW, Marcedes, bersatu mencari bahan baku, tapi semuanya ada di Indonesia. Maka diperkirakan, dalam tiga tahun ke depan Indonesia akan jadi penentu ketersediaan bahan baku ini. Dan ekspor Indonesia tahun 2023 sudah 35 miliar dolar AS hanya dari supply chain. Itu akan membuat rupiah menguat dan pembangunan makin pesat.

"Kita harus bersama-sama membangun tim, mencari nilai tambah yang ada di Sumut. Di Guangju Cina ada perusahaan besar membuat material baju berbahan dasar batubara kadar apa saja. Pengusahanya mau berinvestasi 2,5 juta dolar AS akan dimulai Oktober atau Nopember tahun ini karena batubara di Indonesia berlimpah," tuturnya.

Untuk itu, Luhut berharap Gubernur Sumut membuat yang terbaik lima tahun mendatang. Karena ini adalah kesempatan bagi Edy Rahmayadi melihat daerah-daerah yang memiliki nilai tambah dan membangunnya lebih baik. "Ini kesempatan bagi Gubernur Sumut untuk berbuat, kita akan melihat apa yang akan anda buat ke depan," tegas Luhut.

Lebih lanjut dikatakannya, DPR merencanakan human capital tentang sumber daya manusia dengan memperbaiki tingkat pendidikan. Negara akan memperbanyak politeknik dan sarjana keteknikan, jangan memperbanyak lagi politikus.

"Mari kita bangun Indonesia lebih bagus dan jangan lari dari Pancasila karena itu ideologi negara. Karena kalau lari dari Pancasila maka akan berkelahi lagi sehingga kita dijajah secara teknologi dan ekonomi," ungkapnya.

Turut hadir, Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi, Dirut PT Jasaraharja Budi Raharjo, Direktur Fasilitas dan pelayanan PT Angkasapura II Itut Herarindri, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, Dirut BODT Arie Prasetyo, Presiden Grab Ridzki Kramadibrata dan lainnya. Peluncuran taxi online tersebut untuk 7 bandara di pulau Sumatera, terdiri dari Bandara Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Raden Inten II Bandar Lampung, Minangkabau Padang, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Silampari Lubuklinggau dan Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Taput. (M10/M22/q)
T#gs Grab Kualanamu Menko KemaritimanLuhut Binsar Pandjaitan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments