Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Keuangan Terganggu, Pembayaran Klaim Nasabah Asuransi Bumi Putera Tertunda

Keuangan Terganggu, Pembayaran Klaim Nasabah Asuransi Bumi Putera Tertunda

Rabu, 08 Juli 2020 10:24 WIB
keuangan.kontan.co.id

Ilustrasi nasabah

Tanjungbalai (SIB)
Dengan alasan situasi keuangan Asuransi Bumi Putera saat ini terganggu, pembayaran klaim ke nasabah jadi tertunda hingga berbulan-bulan. Bahkan klaim nasabah yang telah diajukan setahun lamanya hingga kini juga belum dibayarkan. Hal itu dikatakan Kepala Cabang Bumi Putera Tanjungbalai, Jhonson Hutajulu saat dimintai SIB keterangannya terkait klaim salah seorang nasabah yang telah 7 bulan lalu diajukan namun hingga kini belum dibayarkan, Selasa (7/7).

"Karena situasi keuangan Asuransi Bumi Putera saat ini sangat terganggu, menyebabkan seluruh pengajuan klaim nasabah belum bisa dibayarkan. Terhitung kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu sampai saat ini, "kata Jhonson.

Jhonson juga mengatakan, seluruh pengajuan klaim nasabah sudah diajukan dan telah tersistem di pusat. Keseluruhan klaim nasabah yang belum dibayarkan di Kota Tanjungbalai hingga saat ini berkisar Rp. 4 miliar. Namun demikian, dirinya berkeyakinan bahwa seluruh hutang Bumi Putera atas klaim nasabah itu akan dibayarkan sampai pada bulan Desember tahun 2020 ini.

"Yang saya ketahui bahwa OJK sudah memberikan warning ke Bumi Putera di pusat agar menyelesaikan klaim nasabah sampai batas Desember tahun ini. Jika tidak maka, aset Bumi Putera yang akan disita untuk pembayarannya. Sehingga kepada setiap nasabah yang datang mempertanyakan klaimnya, saya selalu memberikan keyakinan bahwa seluruh klaim nasabah yang belum dibayarkan itu adalah hutang Bumi Putera dan pasti akan dibayar, "katanya.

Sementara itu, Jaban Amin salah seorang nasabah Asuransi Bumi Putera Cabang Tanjungbalai mengatakan, dirinya telah mengajukan permohonan klaim sejak tahun 2019 lalu, namun hingga kini belum dibayarkan. Sehingga dirinya sangat kecewa dengan sikap asuransi Bumi Putera yang tidak bertanggungjawab atas hak-hak nasabah.

"Kami sebagai nasabah sudah cukup lama menunggu hak kami, yaitu klaim asuransi yang sudah jatuh tempo dan sudah cukup lama diajukan agar segera dibayarkan. Namun kita selalu diberikan janji janji dari bulan ke bulan hingga saat ini sudah hampir setahun lamanya tak juga dibayar”.

Sebagai nasabah yang menuntut haknya, kemana lagi mau mengadu, sementara pihak asuransi dengan gampang mengatakan bahwa klaim tidak bisa dibayarkan karena keuangan nya terganggu. “Menurut saya, sikap Bumi Putera ini sudah bisa termasuk penipuan atau penyelewengan dana nasabah, jadi diperlukan tindakan hukum, "katanya dengan nada kesal sembari mengatakan bahwa dirinya bersama nasabah lainnya berencana membuat laporan ke polisi agar klaim asuransinya segera dibayarkan. (A09/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments