Selasa, 22 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kesenjangan Perdagangan, KTT G7 Diperkirakan akan Tanpa Hasil

Kesenjangan Perdagangan, KTT G7 Diperkirakan akan Tanpa Hasil

admin Jumat, 23 Agustus 2019 10:30 WIB
Paris (SIB) -KTT G-7 yang terdiri dari Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jepang, Jerman, Italia, Kanada dan Uni Eropa akan mengadakan pertemuan akhir pekan ini di Prancis. Dengan adanya kesenjangan perdagangan antar anggotanya saat ini, kemungkinan KTT G-7 ini akan berakhir tanpa komunike bersama. Bila demikian, ini akan menjadi yang pertama kalinya setelah pertemuan puncak G7 tanpa kesepakatan sejak pertemuan pertama kali berlangsung pada tahun 1975.

Berbicara kepada wartawan menjelang KTT G-7 pada konferensi pers di Paris, Rabu (21/8), Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan upaya untuk menghasilkan komunike bersama kemungkinan besar akan "sia-sia". Dia merujuk kebijakan perdagangan "Amerika Pertama" dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menimbulkan gesekan dengan sejumlah mitra dagangnya, termasuk anggota G-7.

"Sangat penting bagi semua orang untuk menciptakan pemahaman bersama melalui debat yang menyeluruh. Tetapi sulit untuk mengirimkan pesan ke seluruh dunia ketika sebuah komunike tidak akan dikeluarkan," kata seorang pejabat Jepang yang membenarkan laporan kantor berita NHK bahwa tidak ada rencana sejauh ini untuk mengeluarkan komunike setelah Pertemuan para pemimpin G-7.

"Tidak ada keraguan bahwa G-7 akan membahas dampak dari gesekan perdagangan terhadap ekonomi global," kata pejabat yang merahasiakan namanya karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.

Sementara itu Direktur Unit Intelijen Ekonomi (EIU), Agathe Demarais, mengatakan mustahil untuk memprediksi apa yang akan dilakukan AS. "Saya tidak yakin apa yang akan dia lakukan, mungkin Trump juga tidak tahu," kata Demarais.

KTT yang digelar di kota Biarritz, baratdaya Prancis pada 24-26 Agustus mendatang, berlangsung pada saat AS terlibat perang perdagangan dengan China dan pasar keuangan yang bergejolak memberikan tekanan kepada para pembuat kebijakan untuk meningkatkan upaya mencegah resesi global.

Menemukan titik temu di antara para sekutu tersebut telah menjadi semakin sulit. Perlu suatu pendekatan baru dalam penanganan perselisihan tentang perdagangan dan lingkungan di antara negara G-7 saat ini.

Pada KTT G-7 2018 di Kanada, Trump membuat kejutan dengan meninggalkan pertemuan lebih cepat, menolak menandatangani pernyataan kolektif bersama serta terlibat perseteruan dengan PM Kanada Justin Trudeau. Trump telah menyatakan pilihannya untuk pakta perdagangan bilateral tentang perjanjian multilateral dan terkunci dalam perang dagang yang panjang dengan China. Dia juga menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian penting Paris untuk membatasi dampak perubahan iklim terhadap oposisi Eropa.

Sebagai ketua G-7 tahun ini, Prancis juga memunculkan perdebatan global tentang perpajakan progresif universal pada raksasa digital. Tetapi para pemimpin tidak mungkin untuk membuka jalan baru di KTT, ujar pejabat itu menambahkan. (CNBC/R15/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments