Kamis, 12 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kepala Biro Otonomi Daerah Provsu Bantah Usulan Pj Bupati Pakpak Bharat Ditolak

Kepala Biro Otonomi Daerah Provsu Bantah Usulan Pj Bupati Pakpak Bharat Ditolak

admin Sabtu, 12 Januari 2019 10:56 WIB
Medan (SIB)-Kepala Biro Otonomi Daerah Provsu Basarin Yunus Tanjung membantah kalau pengajuan tiga nama Pj Bupati Pakpak Bharat yang dilakukan Gubsu Edy Rahmayadi telah ditolak oleh Mendagri. "Tak ada penolakan dari Mendagri sampai saat ini. Kita masih menunggu terus, dan katanya pihak Mendagri masih terus menggodok tiga nama yang diusulkan belum lama ini. Jika memang ada penolakan dari Mendagri, pasti suratnya ada masuk ke Pemprovsu untuk kocok ulang. Tapi sampai saat ini belum ada," kata dia kepada wartawan, saat ditanya terkait ada rumor kalau tiga nama Pj Bupati Pakpak Bharat telah ditolak oleh Mendagri, Jumat (11/1) di kantor Gubsu.

Dia mengatakan, pihaknya masih terus memantau perkembangan usulan Pj Bupati Pakpak Bharat. "Kita lihat proses penunjukan tiga nama Pj Bupati Pakpak Bharat terus berjalan. Makanya meminta kepada Mendagri, untuk segera memproses Pj Bupati Pakpak Bharat. Sehingga proses APBD 2019 dapat segera dibahas atau disahkan," katanya.

Dia mengatakan, tiga nama Pj Bupati Pakpak Bharat yang diajukan sudah sesuai prosedur dan proses yang berlaku. Pangkatnya eselon II minimal golongan 4C. Mekanisme tersebut sesuai Pasal 201 ayat 11 UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2018. "Jadi kita masih menunggu pengumuman dari Mendagri sampai saat ini," katanya.

Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu, Bonar Sirait yang juga mantan Pj Bupati Pakpak Bharat pada 2015-2016 lalu mengatakan, dia siap ditunjuk kembali menjadi Pj Bupati Pakpak Bharat. Bila Gubsu mau berkenan menugaskannya kembali. "Kalau Gubsu tidak berkenan, tak eloklah saya menyodorkan diri. Kalau memang Gubsu menugaskan saya, maka saya pun siap menjalankan amanah Pak Gubsu," katanya saat ditanya SIB sebagai mantan Pj Bupati Pakpak Bharat.

Dia menyampaikan, jika dia ditunjuk jadi Pj Bupati Pakpak Bharat, tentu akan melanjutkan program yang sudah ada, serta mempercepat pembahasan dan penetapan APBD 2019. Kemudian memfasilitasi percepatan pengangkatan Wakil Bupati Pakpak Bharat definitif.

Dia juga mengatakan, selama dia bertugas di Pakpak Bharat sebagai Pj Bupati, masyarakatnya sangat baik dan terbuka, demikian juga dalam kerukunan dalam beragama juga sangat baik. "Salah satu yang perlu di sana adalah para PNS harus diasah menjadi profesional dalam melayani masyarakatnya. Sebab daerah itu masih tertinggal jauh dari daerah lain. Bahkan masyarakatnya juga masih banyak terisolasi," paparnya.

Dia mengatakan, daerah tersebut sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah, baik itu dari segi infrastruktur jalan, irigasi dan lainnya. Supaya daerah itu terbuka dan dapat bersaing dengan yang lain. "Jalan-jalan harus diperbanyak di sana. Apalagi potensi daerah setempat sangat cocok sebagai daerah wisata, pertanian, perkebunan dan lainnya. Termasuk listrik juga sangat dibutuhkan di sana," ujarnya.

Jadi dengan pengalaman sebelumnya, kata dia, dia dapat beradaptasi dengan cepat di sana, jika Gubsu menunjuk dia sebagai Pj Bupati Pakpak Bharat. "Sedangkan kultur dan budaya di sana, saya juga sudah pahami, termasuk perekonomian dan lainnya di sana," katanya mengakhiri. (A11/f)

T#gs Kepala Biro Otonomi Daerah Provsu Bantah Usulan Pj Bupati Pakpak Bharat Ditolak
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments