Selasa, 18 Jun 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kemenhub: Kecelakaan Arus Mudik-Balik Turun 70% dari 2018, Ada 556 Kejadian

Kemenhub: Kecelakaan Arus Mudik-Balik Turun 70% dari 2018, Ada 556 Kejadian

* Jumlah Pengguna Pesawat Turun 30 %
admin Kamis, 13 Juni 2019 09:53 WIB
Risal Wasal
Jakarta (SIB) -Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut total kecelakaan yang terjadi sepanjang arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 sebanyak 556 kejadian. Jumlah ini turun 70 persen dari tahun 2018 dengan total 1.865 kejadian.

"Data kecelakaan kita selama arus mudik dan arus balik turun sekitar 70 persen dari tahun 2018. Tahun lalu itu ada kejadian kecelakaan sampai 1865 kejadian. Tahun ini 556 kejadian," ujar Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Risal Wasal di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Risal menyebut jumlah tersebut dihitung sejak 29 Mei (H-7) sampai dengan 12 Juni 2019 pukul 08.00 WIB.

"(Jumlah kecelakaan) ini dihitung dari periode H-7 sampai H+6 tadi pagi jam 8.00 WIB. Jadi jumlah kecelakaan turun 70 persen dari tahun 2018, dengan kurun waktu yang sama," ujar Risal.

Namun Risal tidak merinci kecelakaan tersebut meliputi moda transportasi apa saja. Dia menyebut total jumlah kecelakaan tersebut dari seluruh moda transportasi.

Sementara itu Kemenhub masih menunggu data dari kepolisian terkait total jumlah korban kecelakaan sepanjang mudik dan arus balik tahun ini.

"Jumlah kecelakaan itu total dari berbagai moda transportasi. Kalau mengenai data korban yang meninggal dan lain-lain, kita belum masuk datanya dari kepolisian. Nanti kita akan lihat," ujarnya.

Turun 30 Persen
Pada kesempatan itu, Kemenhub juga merilis data jumlah penumpang berbagai moda transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2019. Berdasarkan data tersebut, ada penurunan pengguna transportasi udara sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu.

"Angkutan udara ada penurunan sekitar 30 persen, turun sebanyak 1,4 juta penumpang. Ini total data dari H-7 (29 Mei 2019) sampai hari ini pukul 12.43 WIB," ujar Risal Wasal.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah pengguna pesawat sejak H-7 sampai dengan H+6 Lebaran berjumlah 3.129.805 penumpang, turun sebesar 30,94 persen dibandingkan tahun 2018 yang berjumlah 4.531.867 penumpang. Meski begitu, menurunnya jumlah pengguna pesawat selama periode mudik Lebaran ini diimbangi dengan naiknya jumlah penumpang angkutan darat dan kereta api.

"Untuk angkutan jalan, ada perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Di 2018 ke 2019, naik sekitar 10,7 persen. Untuk kereta api naik 4,37 persen," sambung Risal.

Pengguna angkutan jalan yang meliputi angkutan bus dan mudik gratis meningkat dari 3.518.812 penumpang di tahun 2018 menjadi 3.898.387 penumpang di tahun 2019. Sedangkan pengguna kereta api meningkat dari 4.458.565 penumpang di tahun 2018 menjadi 4.653.356 penumpang di tahun 2019.

"Kereta api naik sebanyak 194.791 penumpang," ujar Risal.

Sementara itu, untuk pengguna angkutan laut ada sedikit penurunan. Jika pada tahun 2018 ada 981.546 penumpang yang menggunakan transportasi laut, tahun ini jumlahnya menurun menjadi 968.496 penumpang.

"Angkutan laut sampai hari ini masih turun secara kumulatif 1,3 persen, turun 13 ribu penumpang, tapi untuk laut masih dilihat sampai tanggal 15 ini ya," ujar Risal. (detikcom/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments