Senin, 10 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Kasus Penderita Covid-19 Meningkat, Ruang Isolasi Rumah Sakit Rujukan Penuh

Kasus Penderita Covid-19 Meningkat, Ruang Isolasi Rumah Sakit Rujukan Penuh

Kamis, 09 Juli 2020 10:57 WIB
(Shutterstock) Kompas.com

Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

Medan (SIB)
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan mengaku, ruang isolasi khususnya di rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada kini sudah penuh. Hal itu dikarenakan meningkatnya jumlah kasus penderita positif Covid-19, sehingga berdampak pada kemampuan daya tampung rumah sakit di Kota Medan.

"Penuh tapi dalam artian tidak menonton, karena setiap hari selalu ada pasien yang keluar dan masuk, baik karena sembuh, atau karena ada juga yang meninggal. Jadi dinamis, full dan berotasi," kata Mardohar kepada wartawan di Medan, Rabu (8/7).

Mardohar mengatakan, pasien Covid-19 yang melakukan perawatan isolasi di rumah sakit harus ada kategorinya. Misalnya, hanya dikhususkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dalam keadaan sedang dan berat.

"Tapi kalau ringan atau juga positif yang tidak bergejala tidak wajib. Ini yang perlu ditertibkan agar rumah sakit tidak penuh," sebutnya.
Selain itu, terang dia, kategori pasien Covid-19 yang boleh tinggal di rumah sakit catatannya, sesudah dilakukan foto thorax, ada ditemukan masalah dengan paru-paru karena ada pneumonia.

Selebihnya, bila pasien itu positif tapi tidak bergejala, maka akan dipulangkan untuk melakukan isolasi di rumah selama menunggu swab berikutnya atau melakukan karantina gedung baik di Lions Club dan P4TK.

"Untuk karantina gedung juga ada ketentuannya, yakni bila huniannya tidak layak. Hunian tidak layak ini misalnya dilihat dari kondisi rumah, jumlah kamar dan kamar mandi, serta peluang terjadinya interaksi dengan anggota keluarga yang lain," jelasnya.

Bila hal ini dilakukan, maka ruang isolasi rumah sakit diyakini akan mampu menampung jumlah penderita Covid-19 yang memang perlu untuk dirawat. "Tapi kalau semua mau di rumah sakit, semua rumah sakit di Medan bisa penuh jadinya," ketusnya.

Karena itu, bila ada rumah sakit yang tiba-tiba mengatakan sedang penuh, hal itu masih akan dianggap wajar-wajar saja. Kendati begitu dirinya memastikan, sejauh ini rumah sakit yang ada masih tetap sanggup menerima pasien Covid-19 yang akan masuk.

"Karena tracing kita kan memang kencang. Tapi daya tampung tetap ada dan rumah sakit manapun masih bisa menerima. Yang penting kemampuan dan hasil laboratoriumnya," tutupnya. (M17/d)

T#gs Penderita Covid-19 MeningkatRuang Isolasirumah sakit rujukandr Mardohar Tambunan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments