Kamis, 19 Sep 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kasus Alih Fungsi Hutan, Poldasu Periksa Sejumlah Saksi

Kasus Alih Fungsi Hutan, Poldasu Periksa Sejumlah Saksi

admin Jumat, 15 Februari 2019 09:17 WIB
Mapoldasu
Medan (SIB) -Polda Sumut masih terus melakukan penyidikan kasus alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Langkat. Dalam perkara ini polisi sudah menetapkan Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) Musa Idihshah alias Dody sebagai tersangka.

Selain Musa Rajeckshah, mantan direksi ALAM, Polda juga telah memeriksa staf instansi terkait antara lain Ucok Firda Purba sebagai staf Bidang Penata Gunaan Hutan Dinas Kehutanan Pemprovsu, Kepala Seksi Perizinan dan Bina Usaha Perkebunan Dinas Perkebunan Provsu, Indra Gunawan Girsang, Jamaluddin Mahasari sebagai analis Kendali Mutu Pengukuran dan Pemetaan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Pemprovsu.

Kemudian, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Martin Ginting, Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Pengendalian Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Yasir Wagdhi, Kabid Pelayanan Perizinan Sumber Daya Alam Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Mustafa Pane, Camat Besitang Ibnu Hajar, Camat Brandan Barat Muhammad Harmain, Camat Sei Lepan Faizal Rizal Matondang, Kepala Desa Harapan Makmur, Suwarisno.

"Kita juga sudah telah melakukan pemeriksaan terhadap manager PT ALAM yakni Rejen Zarkani Nasution alias Rajen," pungkas Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu Herzoni kepada wartawan, Kamis (14/2).

Sementara itu, penyidik juga sudah melayangkan surat panggilan kedua buat H Anif Shah, ayah Dody namun sampai saat ini belum datang.

"Kita masih menunggu kehadiran H Anif Shah," aku Herzoni.

MINTA KOPERATIF
Sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan penyidik masih terus memintai keterangan dari para saksi yang dianggap mengetahui persoalan kasus tersebut.

"Masih terus berproses. Ya masih jalanlah, kita lengkapi berkasnya," katanya, Rabu (13/2).

Saat ini, menurutnya, penyidik masih akan memintai keterangan dari saksi lain yakni H Anif. Namun setelah dilayangkan surat pemanggilan yang kedua kali, H Anif tetap tidak hadir. "Ya kita imbau datang ajalah, sudah panggilan kedua belum datang juga," cetus dia.

Agus juga mengimbau kepada orangtua Dody yang dikabarkan berada di luar negeri (Singapura) agar koperatif. "Informasinya karena sedang di luar negeri," ujarnya.

Penanganan kasus alih fungsi hutan seluas 500 Hektare tersebut berawal dari laporan masyarakat pada Desember 2018. Lahan kebun sawit itu berada di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. (A18/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments