Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kasi Pidum Kejari Medan: Siwaji Raja Masih Ditahan di Rutan Tanjunggusta Medan

Ketua PN Medan Akan Laporkan Perusakan Fasilitas Pengadilan

Kasi Pidum Kejari Medan: Siwaji Raja Masih Ditahan di Rutan Tanjunggusta Medan

Rabu, 09 Agustus 2017 12:20 WIB
Medan (SIB)- Pengadilan Negeri (PN) Medan berencana melaporkan tindakan kerusuhan yang dilakukan keluarga korban pembunuhan pengusaha airsoft gun, Indra Gunawan alias Kuna ke kepolisian.

Sebelumnya, keluarga Kuna mengamuk dan mengobrak-abrik PN Medan tak lama setelah pembacaan vonis dari hakim tunggal Morgan Simanjuntak pada sidang praperadilan yang dilayangkan tersangka Siwaji Raja melawan Polrestabes Medan dan Kejari Medan. Dalam putusannya, hakim mengabulkan sebagian gugatan Siwaji Raja karena kurangnya alat bukti.

Beberapa peralatan persidangan seperti kursi pengunjung menjadi sasaran amukan keluarga Kuna. Tak sampai di situ, bagian pelayanan yang berada di depan pintu masuk Gedung PN Medan juga dirusak. Serta, tindakan yang dinilai menyalahi etika ketika keluarga Kuna yang masuk seenaknya saja ke ruangan hakim.

Humas PN Medan Erintuah Damanik mengatakan, sedang menyusun laporan dan barang bukti perihal perusakan tersebut. Salah satunya ia meminta video dan foto ke sejumlah wartawan yang melakukan peliputan saat keluarga Kuna melakukan perusakan.

"Ini kami sedang berunding dulu dengan Ketua PN Medan serta melengkapi barang buktinya. Belum bisa kami beri keterangan lebih lanjut karena masih melengkapi alat bukti yang nanti akan kita laporkan ke Polsek Medan Baru. Dan yang akan melaporkan itu langsung Ketua PN Medan," kata Erintuah, Selasa (8/8).

Menurut Erintuah, tindakan anarkis yang dilakukan kerabat Kuna dengan merusak fasilitas PN Medan sama sekali tidak dibenarkan. Mengenai berapa jumlah kerugian akibat aksi anarkis tersebut, pihak pengadilan saat ini tengah melakukan pendataan apa yang dirusak termasuk melihat rekaman CCTV terkait kejadian tersebut.

Aksi kemarahan yang menyulut emosi keluarga Kuna saat itu selain karena mengabulkan gugatan Siwaji Raja, juga dinilai lantaran hakim tunggal membacakan pertimbangan dengan nada pelan. Sehingga tak terdengar pengunjung sidang.

Siwaji Raja MASIH DITAHAN
Pasca putusan Prapid Siwaji Raja yang dikabulkan hakim, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Medan, Taufik mengatakan, belum mengambil keputusan. "Kami belum terima salinan putusan sampai sekarang, masih menunggu. Nanti kalau sudah diterima, kami teliti dulu kemudian dilaporkan ke pimpinan," katanya via selular.

Ia menyebut, hingga saat ini Siwaji Raja masih berstatus tahanan di Rutan Klas IA Tanjunggusta, Medan. Begitupun pelimpahan berkasnya belum dapat dilakukan ke PN Medan pascavonis hakim kemarin. "(Siwaji Raja) masih ditahan di Rutan," ucap Taufik. (A14/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments