Kamis, 24 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Kapolda Duga Pembunuhan Hakim PN Medan Tak Terkait Kasus, Istri Korban Diperiksa

Kapolda Duga Pembunuhan Hakim PN Medan Tak Terkait Kasus, Istri Korban Diperiksa

redaksi Selasa, 10 Desember 2019 09:19 WIB
news.detik.com
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menduga pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin tak terkait perkara. Sebanyak 25 orang saksi diperiksa termasuk istri Jamaluddin.
Medan (SIB)
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menduga pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin tak terkait perkara. Sebanyak 25 orang saksi diperiksa termasuk istri Jamaluddin.

"Motifnya bukan penanganan perkara bersangkutan," ujar Agus di Mapolrestabes Medan, Jl HM Said, Medan Perjuangan, Senin (9/12).

Tim sambung Irjen Agus masih mendalami bukti-bukti terkait kasus pembunuhan hakim PN Medan yang jasadnya ditemukan dalam mobil di Deli Serdang. Hasil laboratorium forensik (Labfor) juga masih dianalisa.
"Sudah 25 orang," sebut Agus.

Saat ditanya soal pemeriksaan istri hakim PN Jamaluddin, Agus membenarkan. "Itu tentu pastilah," katanya.
Dijelaskan Kapolda, saat ini pihakya masih mendalami informasi dan alibi yang diberikan para saksi. Begitu juga dengan analisa hasil pemeriksaan Labfor maupun bukti yang lain.

"Artinya kasus itu sangat tergantung pada alat bukti dan saksi yang bisa kita miliki," ungkapnya.
Pihaknya bisa menduga kasus ini apa dan keterkaitannya dengan apa. Tetapi untuk menentukan tersangkanya siapa, tidak bisa boleh sembarangan. Kapoldasu juga memastikan kasus ini tidak ada hubungannya dengan proses hukum yang kini sedang ditangani korban.

"Saya rasa tidak ada kaitannya dengan proses hukum yang sedang ditangani korban," ujarnya.
Disinggung soal peran istri korban dalam memberikan informasi dan data kepada polisi dalam pengungkapan kasus ini, pihaknya akan mengkroscek dengan yang lain. Ditanya jika korban diduga tewas dalam rentang 12-20 jam sebelumnya sehingga ada dugaan korban tewas di rumah, Agus mengatakan bahwa rentang waktu tersebut sebagai antara.

"Namanya antara, bisa (dalam) rentang waktu itu. Tapi kan tidak bisa kita pastikan bahwa itu 20 jam, kan tidak bisa begitu. Tapi antara rentang waktu itu," sebutnya.

Sebelumnya, Hakim yang juga Humas PN Medan, Jamaluddin (55) warga Perumahan Royal Monaco, Gedung Johor, Kelurahan Medan Johor ditemukan tewas di dalam mobil bernomor polisi BK 77 HD di areal kebun sawit Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Jumat (29/11) siang.

Mayat korban ditemukan dengan kondisi tangan terikat dan duduk dibangku kedua di belakang kursi sopir. (detikcom/M16/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments