Selasa, 14 Jul 2020
  • Home
  • Headlines
  • Kapal Pengangkut Satu Keluarga Tenggelam Di Labuhanbatu, 14 Tewas

Kapal Pengangkut Satu Keluarga Tenggelam Di Labuhanbatu, 14 Tewas

Jumat, 01 Agustus 2014 08:38 WIB
SIB/ist
Labuhanbatu (SIB)- Korban tewas akibat boat tenggelam di perairan Sungai Kubung Sei Berombang, Desa Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (30/7) pukul 10.25 WIB, menjadi 14 orang.

"Ada 13 korban tewas yang sudah ditemukan dan satu orang bayi belum diketahui identitasnya," kata Koordinator Aliansi Penyelamat Indonesia (API) Kecamatan Panai Hilir, Taufik Nasution dihubungi Antara, Kamis malam.

Diterangkannya, awalnya boat yang biasa dibawa mencari ikan tersebut berangkat dari Dusun Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) sepulang berlebaran dan akan kembali ke Sei Berombang.

Entah bagaimana malam itu kabut menyelimuti perairan Sei Berombang. Akibatnya boat berputar-putar di perairan yang dekat dengan perairan laut lepas itu.
"Akibatnya, minyak yang biasanya cukup jadi habis, ditambah lagi situasi berkabut. Saat itulah tiba-tiba boat menabrak tiang tangkul yang biasanya digunakan untuk mengikat tali kapal ikan ketika bersandar di tengah laut," katanya.

Taufik menjelaskan, korban tewas yang telah ditemukan adalah Maisaroh (23), Imay (16) keduanya warga Tanjung Balai, Rini (6), Vira 3 bulan, Uteh (65), Putri (5) dan Farel (3) semuanya warga Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu.

Selanjutnya, Bulan (2), Ridwan (3), Minah (11), M Ridwan 7 bulan, Neri (5) dan Hanafi (4) yang kesemuanya warga Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu serta seorang bayi yang belum diketahui identitasnya.

Selain itu, Aida Azru (2), Zainul Akbar (11), Ilma Malni (14), Afni (17), Tiara (10), Husin (6) seluruhnya warga Sei Berombang dan Pisa (7) warga Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhanbatu hingga kini belum ditemukan.

"Selain yang ditemukan meninggal dunia dan yang belum ditemukan itu, 28 orang sudah selamat. Total penumpang diperkirakan 48 orang," sebut Taufik.
Sementara Camat Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu menegaskan bahwa jumlah penumpang yang kesemuanya bersaudara tersebut sebanyak 48 orang. "Ya, jumlahnya semua 48 orang.”

Sementara itu, informasi dihimpun SIB menyebut perahu penumpang itu terbalik saat berlayar dari arah  Tanjungleidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menuju Seiberombang dan Labuhanbilik Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu.

Para penumpang kapal naas tersebut terdiri dari warga Seiberombang Panai Hillir, warga Labuhanbilik Kecamatan Panai Tengah, warga Kota Tanjungbalai dan warga Krintang Provinsi Riau.

Menurut pihak kepolisian, tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap penumpang yang hilang.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Achmad Fauzi mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian.

"Saat ini kita masih upayakan pencarian,” kata Kapolres menjawab wartawan.

Menurutnya, kapal tenggelam Kamis dinihari sekira pukul 02:00 WIB. Semua penumpang sepulang berlebaran di Kualuhleidong.

Katanya, dalam perjalanan pulang menuju Seiberombang, kapal diduga kehabisan minyak sehingga terombang ambing di perairan Seikubung dan dihantam ombak hingga menabrak tiang jajar yang biasa digunakan nelayan mengikat kapal.

Setelah kapal tenggelam, para penumpang berjibaku menyelamatkan diri di kegelapan malam dalam sungai yang sangat dingin. Kasihannya, penumpang anak-anak dan seorang bayi  yang belum dapat menyelamatkan dirinya, tewas tenggelam.

Keterangan warga setempat, Koling adalah pemilik kapal boat naas tersebut. Kabarnya, kapal itu baru dioperasikan beberapa hari sebelum Ramadan.

Pantauan wartawan, pencarian masih terus dilakukan para pihak terkait, mulai dari petugas tim SAR gabungan dari SARDA, Polri/Polairud, TNI/Angkatan Laut, BPBD Sumut, Badan Kesbangpol dan Linmas Pemkab Labuhanbatu, PMI, dan warga sekitar  menggunakan bantuan kapal seadanya.

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban tewas. Ia memerintahkan para pejabat Pemkab  Labuhanbatu segera turun ke Panai Hilir.

Wakil Bupati Suhari Pane SIP juga turun ke Seiberombang Panai Hilir, demikian juga Asisten Ekbangkessos Faizal Amri Siregar ST. Mereka mengunjungi kediaman para korban menyampaikan turut berduka cita serta mengharapkan keluarga korban dapat tabah menghadapi musibah ini.(Ant/D9/D13/ r)
T#gs kapalKeluarga
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments