Sabtu, 19 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kampanye di Palembang, Jokowi Banggakan Kekuatan TNI

Kampanye di Palembang, Jokowi Banggakan Kekuatan TNI

* Minta Masyarakat Meluruskan Hoax
admin Kamis, 04 April 2019 09:55 WIB
Ant/Feny Selly
MOBIL HIAS: Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo didampingi istri Iriana Joko Widodo menyapa warga dari atas mobil hias diiringi pawai budaya sebagai rangkaian kampanye terbuka di Palembang, Sumsel, Selasa (2/4).
Palembang (SIB) -Kampanye akbar capres Joko Widodo (Jokowi) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali membahas tentang kekuatan Tentara Negara Indonesia (TNI).

Menurut Jokowi, TNI merupakan garda terdepan, karena telah menjaga kedaulatan bangsa lebih dari 70 Tahun. Jokowi pun merasa bangga dengan prestasi TNI, karena merupakan tentara terkuat dan terbesar di Asia Tenggara.

"TNI kita terbesar dan terkuat di ASEAN. Kalau di dunia, di seluruh negara, Indonesia nomor 14 terbesar yang paling kuat tentaranya," ujarnya saat menggelar kampanye di Aula PSCC Palembang, Selasa (2/4).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyindir bahwa ada seseorang yang sudah meremehkan dan menjelekkan TNI. Padahal, tentara Indonesia wajib diberikan apresiasi yang tinggi, karena sudah menjaga kedaulatan Indonesia.

"Kemarin ada yang menjelekkan dan meremehkan TNI. Perlu saya sampaikan. Jangan sampai ada yang meremehkan. Kita bangsa besar didukung oleh kekuatan militer dan TNI yang besar," ujarnya.

Orang nomor satu di Indonesia ini juga mengajak para pendukungnya untuk tidak terhasut isu miring tentang dirinya.

Beberapa berita bohong yang sudah tersebar di masyarakat yaitu pendidikan agama akan dihapus, pernikahan sejenis dilegalkan dan kumandang azan akan dilarang.

"Itu semua berita bohong, hoax, itu fitnah. Ini harus diluruskan, tolong untuk semua membantu meluruskan ini," ujarnya di tengah pendukungnya di Palembang.

Dari survei dilakukan timnya, sekitar sembilan juta warga Indonesia percaya isu tersebut. Dia mengajak untuk semuanya agar bisa merespons dan menginformasikan berita yang benar saja.

Terlebih, Pemilu yang akan digelar pada tanggal 17 April 2019, tinggal dua minggu lagi. Jokowi tidak ingin, masyarakat Indonesia percaya begitu saja dengan isu miring yang berkembang.

Jokowi juga mengapresiasi Sumsel, terutama Kota Palembang yang sukses menyelenggarakan even skala internasional Asian Games 2018.

Dia pun menjanjikan, pada bulan Juni 2019 mendatang, Palembang akan tersambung dengan Pelabuhan Bakauheni melalui Tol Trans Sumatera.

"Siapa yang tidak setuju tol Sumatera silahkan maju, awas kalau ada. Tol ini juga akan tersambung dari Aceh sampai Lampung pada tahun 2024," ungkapnya.

Jokowi berkampanye menggunakan mobil hias di jalanan Bumi Sriwijaya itu.

Dari pantauan, tampak warga memadati Jalan POM IX menyambut Jokowi. Capres petahana itu tampak berdiri didampingi istrinya, Iriana, di atas mobil hias yang mengantarkannya ke lokasi kampanye di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Jokowi tampak sesekali menyalami warga. Dia juga tampak membagikan kaus bertulisan 'Jokowi-Amin Indonesia Maju' kepada masyarakat.

Terlihat di antara rombongan kampanye itu ada Menteri PMK Puan Maharani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, serta jajaran pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumsel Jokowi-Ma'ruf Amin.

TERABAS HUJAN
Sementara di Ngawi, hujan deras mewarnai kedatangan Jokowi di GOR Bung Hatta, tapi Jokowi menerabas hujan untuk menemui sekitar lima ribu pendukungnya.

"Pak Jokowi....pak Jokowi," teriak para pendukung saat presiden Jokowi memasuki gedung GOR Bung Hatta Ngawi, Selasa (2/4) malam.

Di tengah ribuan pendukungnya, Jokowi tampak menyempatkan diri melayani pendukungnya yang mengajaknya berfoto selfie di sela menuju masuk gedung. Guyuran air hujan tampak deras mengalir dari atap tenda yang dilalui Jokowi.

Turut mendampingi Jokowi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang juga ikut terkena tampias hujan di sela tenda. Massa yang berjumlah ribuan yang sebagian berada di tenda luar gedung tampak menyambut kedatangan Jokowi dengan terus memanggil namanya.

Pihak pengamanan tampak ikut mengamankan dengan pagar betis di halaman gedung GOR hingga masuk ke dalam. Paspampres tampak menjaga ketat setiap undangan yang masuk.

Saat rombongan Jokowi telah masuk ke gedung, paspampres langsung mengunci pintu gedung sehingga banyak awak media yang tertahan di luar gedung.

HOAX
Dalam pernyataannya, Jokowi curhat dan membeberkan beragam hoax yang ditujukan pihak tertentu agar pemilih tidak memilihnya dalam Pilpres 17 April. Menurut Jokowi, hoax yang berkembang dalam dua minggu terakhir di antaranya soal pelegalan LGBT jika dia menang.

"Dua minggu ini banyak isu yang disebarkan itu agar tidak memilih Jokowi. Katanya, jika Jokowi-Ma'ruf menang, perkawinan LGBT dilegalkan. Katanya, jika Jokowi-Ma'ruf menang, ada larangan azan," ucap Jokowi saat orasi.

Jokowi menilai hal tersebut tidak masuk logika. Semua berita hoax tersebut, dikatakannya, disebarkan oleh seseorang yang menginginkan dirinya kalah pada pilpres.

"Nanti, kalau Jokowi dan KH Ma'ruf Amin menang, akan dilegalkan atau diperbolehkan perkawinan sejenis. Kan kejam banget. Logikanya pripun (bagaimana)," ujarnya.

Diungkapkan oleh Jokowi, saat ini sudah banyak korban isu-isu hoax tersebut. Jumlah korban hoax terkait pernikahan sejenis ataupun pelarangan azan disebut telah mencapai 9 juta orang.

"Saya sampaikan, karena saat ini dari survei ada 9 juta orang itu percaya berita hoax itu. Dan itu sangat berbahaya kalau saya nggak menjawab. Isu di mana-mana. Karena itu, harus kita jawab dan diluruskan, jangan dibiarkan," ucap Jokowi. (Liputan6/Detikcom/l)
T#gs Jokowi Banggakan Kekuatan TNIKampanye di Palembang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments