Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Headlines
  • Kagetnya Keluarga Saat Pertama Kali Dengar Bu Ani Kanker Darah

Kagetnya Keluarga Saat Pertama Kali Dengar Bu Ani Kanker Darah

admin Jumat, 15 Februari 2019 09:32 WIB
Ani Yudhoyono didampingi Susilo Bambang Yudhoyono
Jakarta (SIB) -Diagnosis kanker darah terhadap Ani Yudhoyono mengagetkan keluarganya. Keluarga sempat terpukul, namun ternyata Ani Yudhoyono tetap kuat dan tegar melawan penyakitnya.

"Kami kaget dan tidak menyangka, karena selama ini Ibu Ani adalah sangat aktif dan luar biasa mendampingi Pak SBY dalam berbagai tugas, dalam berbagai kegiatan, dari dulu sejak di tentara di militer, sampai dengan menjadi ibu negara, dan bahkan bulan Januari 2019 ini masih mendampingi Pak SBY melakukan perjalanan dan kunjungan menyapa masyarakat di Sumut dan di Aceh," kata putra sulung Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kamis (14/2).

Kondisi Ani Yudhoyono menurun sepulang dari Aceh. Saat menjalani pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, ternyata ada indikasi yang kurang baik dari sel darahnya. Ibu Ani kemudian dibawa ke Singapura untuk pemeriksaan lanjutan dan keluarlah diagnosis kanker darah tersebut.

AHY menceritakan momen keluarganya mendengarkan diagnosis itu dari dokter. Suami Ani, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang mengetahuinya lebih dahulu dengan didampingi AHY dan Ibas.

"Kami yang tahu lebih dulu, artinya saya, Pak SBY menyampaikan ke tim dokter agar sebisa mungkin apa pun hasil pemeriksaan itu terlebih dulu didengar Pak SBY dan putra-putranya. Karena tidak ingin, tidak mempersiapkan mental Ibu Ani dalam mendengar diagnosis kanker darah tersebut," kata AHY.

AHY mengakui diagnosis itu membuat keluarganya terpukul. Tapi semangat Ani Yudhoyono ternyata lebih kuat.

"Tapi tentunya Ibu Ani seperti yang kita kenal adalah sosok yang kuat dan tabah, sehingga tentunya kita semua sedih, kita semua terpukul karena tidak ada satupun yang pernah siap mendengarkan hal seperti ini. Tapi sekali lagi beliau sangat kuat, tetap miliki semangat untuk bisa sembuh seperti sedia kala," ungkapnya.

Sebagai kepala keluarga, SBY juga selalu memberi penguatan. Dia membangkitkan semangat Bu Ani agar tetap optimistis. AHY lalu mengungkap pesan SBY.

"Pesannya harus kuat dan bersatu dalam doa dan ikhtiar untuk membangkitkan semangat Ibu Ani. Sekali lagi yang paling penting di sini adalah menjaga agar hati dan pikiran Bu Ani tetap positif dan optimistis, dan itu semua tentu harus di-support oleh keluarga terdekat keluarga inti. Saya pikir itulah yang dipesankan oleh Pak SBY, boleh sedih tapi jangan ditunjukkan, dan ternyata memang Ibu Ani adalah seorang yang sangat tegar, tabah," tutur AHY.

Stabil
AHY juga mengatakan kondisi ibunya saat ini telah stabil.

"Secara umum stabil tetapi tentunya ada up and down pengaruh obat yang keras," ujar AHY.

AHY mengatakan meski stabil, kondisi sang ibu masih tetap mengalami naik turun. Hal itu dikarenakan efek samping obat yang dikonsumsi Ani Yudhoyono.

"(Obat) yang masuk ke dalam tubuh itu kan selalu menimbulkan reaksi. Karena dalam berbagai literatur kita juga tahu selalu ada side effect atau efek samping dari obat. Apalagi obat yang sangat keras. Apalagi dalam jumlah yang cukup banyak," tuturnya.

"Tapi secara umum Bu Ani masih sangat kuat menghadapi, mohon doanya supaya Bu Ani cukup kuat menghadapi," imbuh AHY.
AHY menjelaskan, sang ibu saat ini tengah menjalani sejumlah perawatan. Mulai dari perawatan yang melibatkan oral medication maupun injection.

"Ada beberapa treatment. Treatment khusus ini melibatkan oral medication minum berbagai jenis obat yang tepat untuk bisa melawan kanker darah yang ada di tubuh Bu Ani. Kemudian metode dengan cara injection," ujarnya.

Selain itu, sang ibu juga tengah diobservasi secara ketat dan dari waktu ke waktu. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah perawatan yang dilakukan memiliki pengaruh positif pada kesembuhan Bu Ani.

"Sehingga dapat diketahui apakah obatnya memang sudah yang paling cocok, dosisnya yang paling tepat sehingga progresnya bisa diukur dari waktu ke waktu," kata AHY.

Segera Sehat
Sementara itu, Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mendoakan kesembuhan untuk Ani Yudhoyono.

"Saya berdoa untuk beliau. Mudah-mudahan diberi kesehatan. Mudah-mudahan SBY diberi ketabahan, kesabaran dalam menerima musibah itu," ujar Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Ma'ruf, pemerintah punya perhatian lebih untuk Ani Yudhoyono. Menurut Ma'ruf, Ani merupakan sosok yang berjasa bagi Republik Indonesia.

"InsyaAllah saya kira pemerintah sudah punya perhatian apalagi beliau mantan ibu negara. Suatu saat kita harus menghormati orang yang pernah berjasa di negeri ini," ujar Ma'ruf.

"Pemerintah sudah membantu pengobatan beliau. Ya mudah-mudahan sehat. Segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat," ujar Ma'ruf.

Maruf berencana mengunjungi Ani Yudhoyono. Namun, mengkondisikan waktu. "Kepingin sih, tapi kita lihat waktunya," ujar Ma'ruf yang pernah jadi Wantimpres di era SBY. (detikcom/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments