Kamis, 14 Nov 2019

KMP Ihan Batak Resmi Beroperasi di Danau Toba

* 3 Unit Lagi Menyusul * Luhut Pandjaitan: Warga di Danau Toba Harus Disiplin Jaga Kebersihan
admin Minggu, 03 Maret 2019 12:31 WIB
SIB/Linggom Parhusip
TOMBOL: Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekan tombol alarm pertanda KMP Ihan Batak resmi beroperasi di Danau Toba, Sabtu (2/3) di Pelabuhan Ajibata Kabupaten Tobasax
Ajibata (SIB)-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan pengoperasian Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak untuk melayani angkutan penyeberangan di perairan Danau Toba, Sabtu (2/3) di Pelabuhan Ajibata Kabupaten Tobasa.

Luhut Panjaitan mengatakan, mewakili masyarakat Kawasan Danau Toba, dirinya berterimakasih dari lubuk hati yang dalam kepada Presiden, karena kapal KMP Ihan Batak sudah dibuat dan akan bertambah menjadi 3 kapal sehingga pemerataan akan terwujud dalam melayani penyeberangan di Danau Toba.

Dikatakannya, empat destinasi pariwisata tujuan wisata yang diminta Presiden harus jadi dengan kurun waktu beberapa tahun ke depan selain Bali, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuhan Bajo." Kami mohon agar warga tidak ribut bila ada program pemerintah karena pasti dijalankan dengan sebaik-baiknya dan diberikan keadilan agar semua berlangsung baik," katanya
Luhut mengharapkan agar masyarakat di kawasan Danau Toba menyambut dengan baik, berbenah jadi tuan rumah di rumah sendiri, harus memperbaiki disiplin, meningkatkan keramahtamahan, menjadikan Danau Toba dan sekitarnya bersih, sehingga Danau Toba berkualitas."Presiden Jokowi memerintahkan supaya kawasan touris Sibisa ini bentul-betul bisa sama dengan Nusa II Bali," katanya.

Ditambahkan, Danau Toba akan menjadi touris kelas dunia tetapi berpulang kepada seluruh elemen masyarakat."Jadi kalau kita masih membuang sampah plastik, membuang sampah macam-macam ke Danau Toba kita tidak bisa menjadi kelas dunia, Ini tantangan orang kita Batak yang tinggal disini, saya menitip kepada bapak Ibu sekalian supaya betul-betul disiplin, Danau Toba kita ini harus bersih, tidak boleh kotor, harus memelihara lingkungan dengan baik," ujarnya.

Selain pembuatan kapal, Luhut menjelaskan masih banyak lagi pembangunan pemerintah di kawasan Danau Toba yaitu, pendidikan pariwisata, keterampilan kepariwisataan, pembukaan jalan tol Pematangsiantar, Lapangan Terbang Sibisa dan Silangit dan penambahan kapal Pariwisata di Danau Toba, pembangunan Jembatan Tanah Ponggol yang diharapkan selesai tahun depan .
"Semua pembangunan ini berjalan, tidak hanya ngomong-ngomong, tidak ada istilah akan-akan, semua sudah proses dan berjalan.

Saya meminta kepada masyarakat agar pembangunan tersebut diperhatikan dan dalam doa masyarakat agar mengucapkan terimakasih kepada presiden yang memberikan perhatian kepada Danau Toba," imbuhnya.

Bupati Tobasa Ir Hulman Sitorus berterimakasih kepada pemerintah pusat melalui Menko Kemaritiman dan Menteri Perhubungan yang berkenan hadir di Danau Toba untuk meresmikan pengoperasian KMP Ihan Batak.

"Kami masyarakat di kawasan Danau Toba bangga karena pemerintah sudah membangun kapal besar KMP Ihan Batak untuk melayani angkutan penyeberangan di Danau Toba dan juga menambah gairah pemerintah daerah se-Kawasan Danau Toba dan masyarakat untuk bekerja lebih keras lagi, untuk meraih kemajuan seperti yang dicita-citakan dengan menetapkan Danau Toba kawasan strategi pariwisata nasional," katanya.

Sementara itu Direktur Jenderal Perhubungan Darat Drs Budi Setiyadi dalam laporannya menyampaikan , KMP Ihan Batak berkapasitas 300 GT dibangun selama dua tahun dari dana APBN 2017-2018 Rp. 32.045.805.000, melayani angkutan penyeberangan di Danau Toba antar Pelabuhan Ajibata Kabupaten Tobasa dan Ambarita Kabupaten Samosir.

Dijelaskannya, KMP Ihan Batak dapat membawa penumpang 280 orang, kendaraan campuran 32 unit, serta ABK 10 orang, dengan operator PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Sibolga dan direncanakan menggunakan skema pelayanan subsidi perintis dengan alokasi anggaran Rp 1,5 miliar pada tahun 2019.

Dikatakannya tahun 2020, sebanyak 3 Kapal Ro-Ro dan satu unit kapal Bus Air dibuat dengan anggaran total Rp. 116 miliar."Dengan dibangunnya infrastruktur di wilayah KSPN Danau Toba ini dapat meningkatkan pelayanan transportasi yang berkeselamatan serta peningkatan pertumbuhan ekonomi pada daerah sekitar kawasan Danau Toba," tutup Budi Setiyadi.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol alarm oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita di depan Pintu KMP Ihan Batak di Pelabuhan Ajibata Kabupaten Tobasa.

Acara peresmian dihadiri, Ketua Komisi V DPR RI Capt Dr Anthon Sihombing, Wakil Komite II DPD RI Parlindungan Purba SH MM, Wakil Bupati Tobasa Ir Hulman Sitorus, Wakil Bupati Samosir Ir Juang Sinaga, Perwakilan Bupati Simalungun, Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BODT) Arie Prasetyo, Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi dan ratusan masyarakat.(D13/c)


T#gs KMP Ihan Batak Resmi Beroperasi di Danau Toba
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments