Sabtu, 07 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Jubir JK: Seluruh Tim Sukses Jokowi-JK Harus Bergaya Hidup Sederhana

Jubir JK: Seluruh Tim Sukses Jokowi-JK Harus Bergaya Hidup Sederhana

Peneliti LIPI : Masyarakat Ingin Capres Sederhana
Minggu, 25 Mei 2014 20:26 WIB
Jakarta (SIB) Tim Pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) memiliki strategi baru untuk Pilpres 2014. Seluruh anggota tim sukses diminta berpenampilan sederhana, layaknya Jokowi-JK.

"Tantangan terberat bagi seluruh anggota Tim Sukses/Tim Pemenangan Jokowi JK dari pusat sampai ke daerah adalah dalam konteks memberi contoh akan berbagai keteladanan yang ditonjolkan oleh Jokowi-JK. Terutama dalam hal kesederhanaan," kata Jubir JK, Poempida Hidayatulloh, dalam pesan singkat, Sabtu (24/5).

Poempida meminta semua anggota tim sukses Jokowi-JK mengubah gaya hidup dan penampilan jadi lebih sederhana. Barang-barang mewah diminta ditanggalkan.

"Seyogyanya semua anggota sudah harus mulai mengubah gaya hidup mereka dari yang suka memakai barang-barang mewah menjadi yang sederhana saja," ujar politikus Golkar ini.

Tak hanya gaya hidup, Poempida juga meminta anggota tim sukses Jokowi-JK mengubah gaya komunikasi. Gaya komunikasi publik tim pemenangan Jokowi-JK harus berubah menjadi santun, lugas, komunikatif, sabar dan apa adanya.

"Hal ini biasanya agak sulit terimplementasikan terutama di kalangan para politisi yang sudah terbentuk karakternya. Mudah-mudahan penyesuaian yang cepat dan tepat dapat dilakukan oleh semua jajaran tim sukses/pemenangan Jokowi-JK," ulasnya.

"Intinya sebagai Tim sukses, semua yang terlibat di dalamnya harus dapat mencerminkan kepribadian Jokowi-JK. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami keteladanan pasangan Capres dan Cawapres Indonesia Hebat ini," pungkas menantu Fahmi Idris ini.

Peneliti LIPI: Masyarakat Ingin Sederhana
Dua bakal pasangan capres telah mencurahkan semua gagasan mereka tentang Indonesia 5 tahun dalam visi misi yang disetorkan ke KPU, meski ada yang akan merevisi. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Siti Zuhro, menilai masyarakat akan senang dengan visi misi yang mencerminkan nilai-nilai kerakyatan.

"Masyarakat hanya melihat tongkrongan, tongkrongan itu sosok. Jadi dia punya leadership nggak. Bukan materi apalagi hedonis, masyarakat nggak suka," kata Siti Zuhro usai diskusi di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakpus, Sabtu (24/5).

"Masyarakat ingin capres itu yang sederhana yang betul-betul cerminkan kesusahan masyarakat," tambahnya.

Siti menilai, pemahaman tentang kerakyatan itu yang harusnya bisa diuraikan secara baik dan sederhana dalam visi misi oleh pasangan capres. Lalu mereka mensosialisasikannya sehingga bisa dikritisi bersama.

"Misal melihat meningkatnya indeks kesengsaraan masyarakat yang makin tinggi, dengan cara apa kemiskinan dan pengangguran terkurangi? Itu harus dijelaskan melalui bidang otonomi daerah atau pembangunan sumber daya alam? Itu kan masing-masing ada," paparnya.

Siti meminta pasangan calon dan tim parpol serius mensosialisasikan visi misi yang mereka usung, dan menjelaskan secara rinci karena visi misi kedua pasangan capres nyaris sama.

"Lewat sosialisasi kita mintakan gimana mereka berikan visi misi tersebut. Nanti masyarakat tanya silakan dijelaskan. Jadi jelas ini nantinya hanya angin surga atau betul ada harapan," ucapnya.(detikcom/ r)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments