Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Headlines
  • Jokowi ke Capaja TNI-Polri: Harus Cerdas dan Lincah Hadapi Perubahan Dunia

Jokowi ke Capaja TNI-Polri: Harus Cerdas dan Lincah Hadapi Perubahan Dunia

Kamis, 09 Juli 2020 11:13 WIB
Foto: BPMI Setpres/Kris

Presiden Joko Widodo 

Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada calon perwira remaja TNI dan Polri yang segera dilantik untuk tidak bekerja dan memiliki pola pikir monoton. Jokowi meminta mereka untuk lincah dalam menghadapi perubahan dunia.

"Para perwira TNI dan Polri, masa depan harus memiliki sikap mental dan cara kerja yang tidak biasa-bisa saja, harus makin cerdas dan lincah dalam menghadapi perubahan. Cepat beradaptasi dan selalu berpikir inovatif dan harus lebih baik dan lebih cepat," ujar Jokowi saat memberikan pembekalan secara virtual di depan capaja TNI-Polri, Rabu (8/7).

Para capaja TNI-Polri akan dilantik pada tanggal 14 Juli. Ketika menjadi perwira, Jokowi ingin mereka untuk terus belajar.
"Saudara-saudara wajib untuk terus belajar, belajar sendiri maupun belajar melalui institusi, kita tidak bisa lagi berpikir dengan cara biasa-biasa saja. Tidak bisa lagi menggunakan cara bekerja yang monoton, tidak bisa lagi dengan kemampuan yang standar-standar saja," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, tantangan yang dihadapi ke depan jauh lebih dinamis. Teknologi persenjataan juga sudah menggunakan sisten otonom.

"Dilantik menjadi perwira remaja adalah awal dari prestasi saudara, awal dari medan pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menghadapi medan pengabdian yang penuh dinamika dan tantangan-tantangan. Tantangan jauh lebih dinamis, jauh lebih berat, jauh lebih kompleks dari yang sebelumnya. Dunia berubah dengan cepat," jelas Jokowi.

Perang Modern
Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri 2020 untuk menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan. Hadi menegaskan medan perang modern tak hanya di gunung dan laut, tapi juga siber.

"Ingat bahwa medan perang modern saat ini, medan perang modern saat ini tidak hanya di gunung, tidak hanya di gurun, tidak hanya di lautan, tidak hanya di dirgantara, di angkasa bahkan medan perang modern saat ini ada di genggaman kita semua, yaitu domain baru perang modern adalah siber dan internet of thing, sesuatu yang sudah dikuasai dan kita hadapi," kata Hadi saat menyampaikan arahan lewat video conference seperti disiarkan akun YouTube TNI AU, Rabu (8/7).

Hadi juga menyampaikan ancaman lain yang sedang dihadapi dunia, yakni pandemi virus Corona (Covid-19). Virus tersebut, kata Hadi, telah menyebabkan kerusakan bagi dunia.

"Selain penguasaan domain baru, siber atau internet of thing kita juga harus mengetahui ancaman yang ada saat ini ancaman biologi seperti pandemi Covid-19 sedang terjadi ancaman faktual terbukti telah memberikan kerusakan terhadap tantangan dunia dan kemanusiaan," ujar dia.

Karena itu, dia meminta semua pihak tidak lengah sampai vaksin dan obat virus Corona ini ditemukan. Hadi menyebut virus Corona akan menyerang siapa pun tanpa mengenal batas negara.

"Selama vaksin dan obatnya belum ditemukan, maka kita tidak boleh lengah karena musuh yang kita hadapi saat ini adalah musuh yang tidak kasatmata, tidak mengenal batas negara, dan menyerang siapa pun, tanpa pandang bulu, tanpa melihat pangkat jabatan, tanpa melihat status sosial apabila kita lengah, maka kita akan diserang, ini adalah ancaman yang saat ini sedang kita hadapi," ujar dia.

Jadi Panglima-Kapolri
Pada kesempatan yang sama Kapolri Jenderal Idham Azis meyakini ada capaja TNI-Polri 2020 yang nantinya akan menjadi Panglima TNI atau Kapolri. Idham menegaskan jabatan Panglima TNI dan Kapolri tidak bisa didapatkan dengan mudah.

"Saya sangat yakin 30 tahun kemudian, di tahun 2050 ada di antara kalian yang akan menjadi seperti Bapak Panglima TNI atau Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau bapak-bapak senior yang hadir di sini," kata Idham.
"Tetapi semua itu harus dimulai dari kerja keras," imbuhnya.

Idham juga mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan akademi TNI dan Polri. Mantan Kapolda Metro Jaya itu berterima kasih karena telah menggelar seluruh tahapan pendidikan hingga pelantikan yang akan digelar selanjutnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri 2020. Idham menitipkan pesan kata-kata ajaib kepada para capaja dalam meniti karier. "Anak-anakku sekalian, begitu kau dinas nanti, kau memimpin meskipun itu baru kesatuan terkecil, lalu saya membekali itu dengan satu pesan kata-kata ajaib, kalau kau sudah dinas nanti, kau jangan lupa, 'tolong, terima kasih, minta maaf'. Ingat, Anak-anakku sekalian, di atas langit masih ada langit," ujar Idham. (detikcom/d)

T#gs Capaja TNI-PolriJokowiPerubahan Dunia
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments