Jumat, 18 Okt 2019

Jokowi Serukan Kebangkitan Pelabuhan Sibolga

* Bantu Rp1,4 M Lebih Rehab Awal Kerusakan Rumah Terkena Bom
admin Senin, 18 Maret 2019 08:58 WIB
SIB/Marlon
TEKAN TOMBOL: Presiden Jokowi didampingi Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubsu Edy Rahmayadi, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Akbar Tanjung menekan tombol dan penandatanganan prasasti tanda diresmikannya pengembangan Pelabuhan Sibolga, Minggu (17/3).
Sibolga (SIB) -Presiden Jokowi menyerukan kebangkitan Pelabuhan Sibolga dengan mengembalikan fungsi mobilitas barang dan jasa berangkat dari pelabuhan itu.

"Pelabuhan Sibolga ini kalau kita ingat dulu sangat terkenal sekali. Semua anak SD tahun 70-an mengerti semuanya dan inilah yang ingin kita bangkitkan fungsi pelabuhan untuk mobilitas barang dan jasa bisa berangkat lagi dari Pelabuhan Sibolga," katanya saat meresmikan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Minggu (17/3), di kompleks Pelabuhan Sibolga di Jalan Horas Sibolga.

Ia mengatakan, penataan dan pengembangan Pelabuhan Sibolga saat ini sudah jauh lebih baik ditambah adanya berbagai fasilitas yang bisa mengakomodir peningkatan jalur logistik barang dan jasa.

Berbagai penambahan fasilitas sudah dilakukan seperti kapasitas kontainer sudah mencapai 20.000 TEUs pertahun, kapal dulunya 2.000 GT sekarang bisa 6.000 GT. Artinya kapal-kapal besar sudah bisa sandar di dermaga pelabuhan.

"Terminal penumpangnya juga dulu hanya 80 orang sekarang bisa menampung hingga 500 orang," katanya seraya menambahkan desain bangunan Pelabuhan Sibolga ini sudah menjadi pemenang lomba desain untuk pelabuhan terbaik se-Asia Fasifik.

Cara kerja di Pelabuhan Sibolga, lanjut dia, juga sudah lebih efisien karena dermaga antar kapal dan kargo sudah terpisah.

"Saatnya kita bekerja agar makin banyak barang dan jasa yang menggunakan pelabuhan ini karena infrastruktur sudah siap sehingga kita harus mendorong terus agar perekonomian lebih berkembang lagi," katanya.

Pengembangan tambahan untuk Pelabuhan Sibolga akan terus berlanjut dengan pelaksanaan reklamasi yang akan ditambahkan untuk membangun terminal dan CPO.

"Harapan kita, transportasi darat yang digunakan selama ini untuk angkutan CPO bisa langsung mengunakan jasa dari Pelabuhan Sibolga," katanya.

JALAN DARAT MULUS
Pada kesempatan itu, Jokowi juga membeberkan kondisi jalan darat dari Bandara Pinangsori ke Pelabuhan Sibolga yang sesuai pengalamannya saat ini sudah mulus.

"Saya ingat 2016 saya berkunjung ke Sibolga jalan dari Bandara Pinangsori sampai Pelabuhan Sibolga berlubang-lubang, lalu saya perintahkan Mentri PU tolong dikerjai supaya bagus jangan lama-lama dan sekarang saya kembali dan sudah mulus," katanya.

Setelah melakukan pengembangan Pelabuhan dan memperbaiki jalan mulus, ia selanjutnya akan membuat perpanjangan runway Bandara Pinangsori.

"Baru turun dari airport, dibisikin Bupati Tapteng dan tadi di Pelabuhan Sibolga juga dibisikin Wali Kota Sibolga mintanya sama runway Bandara agar diperpanjang," katanya seraya menambahkan ia langsung memerintahkan Menteri Perhubungan untuk memperpanjang runway Bandara Pinangsori agar pesawat yang lebih besar bisa semakin banyak hadir di kawasan ini.

Rute pesawat yang ada sekarang untuk Pinangsori-Jakarta hanya sekali 1 hari ditambah Medan-Pinangsori 3 kali satu hari.
"Saya harapkan rutenya bisa menjadi 7 kali agar ekonomi berkembang di daerah ini," katanya.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam laporannya mengatakan, Pelabuhan Sibolga terletak di pantai barat Provinsi Sumut yang hirarkinya merupakan pelabuhan pengumpul.

"Pengembangan pelabuhan ini sepenuhnya dikerjakan oleh kontraktor lokal yang didesain juga sebagai tempat berkumpulnya masyarakat," katanya.

Berbagai fasilitas pelabuhan telah banyak dibenahi dan menurut rencana akan dikembangkan menjadi pelabuhan curah.
"Kami optimis pelabuhan ini akan membawa dampak positif," katanya,

Selanjutnya, Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dan tokoh nasional Akbar Tanjung melakukan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti tanda diresmikannya pengembangan Pelabuhan Sibolga.

Presiden Jokowi beserta rombongan juga melakukan peninjauan ke terminal penumpang dan dermaga pelabuhan.

Turut hadir tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono beserta perwakilan dari instansi pemerintahan di daerah setempat.

BANTU RP1,4 MILIAR
Sementara itu, Presiden Jokowi mengaku kaget saat melihat langsung TKP dan kerusakan rumah yang dialami warga akibat ledakan bom terduga teroris di Gang Serumpun Jalan Cenderawasih Sibolga.

Ia meminta agar lokasi ini jangan dibiarkan lama seperti lapangan karena bisa menimbulkan trauma bagi masyarakat sekitar dan para korban yang kehilangan tempat tinggal.

"Saya kaget ada bom di Sibolga, agar tidak kelihatan lapangan dan akan menyebabkan trauma, harus segera dilakukan perbaikan," katanya saat menemui ratusan warga yang menjadi korban karena mengalami kerusakan rumah di posko tanggap darurat ledakan bom, Minggu (17/3) di Jalan Cenderawasih Sibolga. Seluruh rumah yang rusak agar segera diperbaiki baik yang rusak berat, sedang dan ringan.

"Saya beri dana awal Rp1.451.000.000, nanti pembangunan lanjutnya saya suruh menteri datang untuk memberi bantuan," katanya seraya merinci Rp25 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp5 juta rusak sedang dan Rp 3 juta rusak ringan.

Lebih lanjut ia mengatakan, sejak Sibolga didirikan 319 tahun yang lalu kota ini dikenal sebagai kota yang tenteram, aman, selalu tidak ada perpecahan karena tidak menghujat antara yang satu dengan yang lain.

"Sibolga kota berbilang kaum sehingga hubungan antar umat beragama sangat baik, rukun dan terus bersatu," katanya seraya berharap ke depan warga Sibolga harus terus menjalin rasa persatuan, kerukunan dan persaudaraan.

Indonesia, lanjut dia memiliki penduduk sebanyak 269 juta jiwa terdiri dari berbeda-beda agama, suku, adat tradisi dan bahasa daerah.

Sebelumnya, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk melaporkan kerusakan akibat ledakan bom terduga teroris sebanyak 171 unit rumah dengan jumlah warga sebanyak 151 KK.

"Kerusakannya meliputi kerusakan berat, sedang dan ringan," katanya.

Presiden Jokowi selanjutnya menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban.

Pantauan wartawan, masyarakat sekitar sangat antusias menyambut kedatangan Jokowi seraya meneriakkan yel-yel, "Hidup pak Jokowi". (G04/l)
T#gs Pelabuhan Sibolgam Presiden Jokowi4 M Rehab Rumah Terkena BomBantu Rp1
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments