Selasa, 10 Des 2019

Jokowi Perintahkan Polri Tegas Perangi Hoax

Admin Senin, 03 Desember 2018 12:43 WIB
Bogor (SIB) -Presiden Jokowi kembali menepis isu dan hoaks yang menyebut dirinya seorang anggota PKI. Ia menegaskan penepisan harus dilakukan karena isu dan fitnah seperti itu banyak beredar di tahun politik.

Oleh karena itu, Jokowi memerintahkan Polri untuk tegas dalam menindak pelaku dan penyebar hoax.

"Saya sampaikan kepada Polri, ini harus tegas, kita harus tegas. Kalau ndak kayak gini, masyarakat akan percaya, berbahaya sekali, berbahaya sekali ini," kata Jokowi saat berpidato pada acara penyerahan sertifikat di Gedung Kesenian dan Olah Raga Kabupaten Bogor, Sabtu (1/12).

Ia menjelaskan isu keanggotaan PKI yang menyerangnya tidaklah benar. Sebab PKI dibubarkan pada tahun 1965, sementara dirinya saat itu masih berusia 4 tahun karena lahir pada tahun 1961.

Kemudian, terkait foto hoax dirinya berada di samping Ketua PKI DN Aidit juga tak benar. Lantaran, kata dia, pidato yang dilakukan DN Aidit dilakukan pada tahun 1955 di saat dirinya belum dilahirkan.

"Kalau udah masuk ke tahun politik seperti ini, ke depannya ada pilpres,ada pilihan legislatif, itu pasti beredar banyak sekali Informasi yang tidak betul, banyak fitnah, banyak hoax," ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tak mudah percaya dan mengecek informasi yang beredar. Karena tak semua informasi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Saya digini-giniin (diserang isu) sudah 4 tahun. Saya dengar, tapi saya kan enggak jawab 4 tahun, jadi sabar, sabar, sabar. Tapi sekarang saya jawab jangan sampai masyarakat berpikiran seperti itu, langsung telan mentah-mentah, berbahaya sekali itu," tutup dia. (kumparan/c)
Editor: Admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments