Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Jokowi Mania Polisikan Tengku Zul Soal Cuitan 'Surat Suara Tercoblos'

Jokowi Mania Polisikan Tengku Zul Soal Cuitan 'Surat Suara Tercoblos'

admin Sabtu, 05 Januari 2019 12:02 WIB
Jakarta (SIB) -Relawan Jokowi Mania (Jo-Man) mempolisikan Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain atas cuitannya soal 'surat suara tercoblos' ke Bareskrim Polri. Zulkarnain dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong.

Relawan Jo-Man menyertakan screenshot cuitan Zulkarnain dalam akun Twitter @ustadtengkuzul sebagai barang bukti. Cuitan tersebut sudah dihapus Zulkarnain. Berikut isi cuitan Zulkarnain yang dilaporkan:

7 kontainer surat suara Pemilu yang didatangkan dari China sudah tercoblos untuk pasangan nomor 01? (Menyebut salah satu stasiun TV, red). Nampaknya Pemilu sudah dirancang untuk curang? Kalau ngebet banget apa tidak sebaiknya buat surat suara permohonan agar capres yang lain mengundurkan diri saja? Siapa tahu mau.

"Artinya ketahuan sekali itu berita hoax. Ini narasi mengerikan, ini berita terbohong di republik ini. Mereka mencoba mendeligitimasi pemilu yang akan berlangsung hari ini. Ini bahaya," ujar Ketua Jo-Man Immanuel Ebenezer kepada wartawan usai melapor di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (4/1).

Laporan sudah diterima Bareskrim dengan nomor LP/B/0019/I/2019/BARESKRIM. Zulkarnain dilaporkan atas pasal 14 ayat (1) (2), dan atau pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1945.

Zulkarnain sebelumnya sudah angkat bicara mengenai cuitannya yang sudah dihapus. Saat itu, Zulkarnain mengaku merekam pemberitaan dari salah satu stasiun TV swasta dengan telepon genggamnya mengenai kabar surat suara yang tercoblos. Zulkarnain pun menyertakan tanda tanya di cuitannya.

"Maka saya pakai tanda tanya. Masak nggak boleh tanya? Itupun 2 menit saya hapus. Kan 7 kontainer saya hapus karena murid saya bilang 'jangan pak kiai, nanti ribut'. Saya cabut. Saya cuma upload 2 sampai 3 menit. Yang nyebar itu mereka," kata Zulkarnain kepada wartawan.

Tengku Zulkarnain juga tidak mempermasalahkan dipolisikan relawan Jokowi Mania. Zulkarnain siap memenuhi panggilan polisi jika laporan Jokowi Mania diproses.

"Nggak apa-apa, saya hadapi saja. Saya kan, artinya ada alamat, bukan akun palsu. Saya kapan ada panggilan, saya hadapi. Saya heran saja, kalau kita yang melapor, kok mereka-mereka nggak diproses. Ade Armando, Abu Janda, dilaporkan kok nggak diproses. Kok kita cepat banget," ujar Zulkarnain.

Zulkarnain menambahkan, ia juga pernah melaporkan sejumlah akun palsu yang mengatasnamakan dirinya. Laporan-laporan itu, kata Zulkarnain, tidak ditindaklanjuti.

"Banyak akun palsu saya, mengatasnamakan saya di Twitter, saya adukan tapi nggak diproses. Tapi nggak ditindaklanjuti. Kemudian akun pencinta KH Tengku Zulkarnain dibajak, sekarang menjelek-jelekkan Pak Prabowo. Kita laporkan tapi nggak ditanggapi," tuturnya.

Menanggapi kasus itu, Ketum MUI yang juga cawapres Ma'ruf Amin mengatakan pihaknya menunggu penetapan kepolisian.

"Ini kan sedang ditangani pihak polisi. Kita tunggu apa nanti yang ditetapkan oleh pihak kepolisian. Baru setelah itu kita akan tindaklanjut di MUI untuk merespons apa yang sebenarnya terjadi pada beliau, kita di MUI ada mekanismenya," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli meminta polisi menindak tegas dan menangkap Zulkarnain atas cuitannya. Menurut Romli, walau Zulkarnain sudah menghilangkan jejak digitalnya, polisi tetap harus mengusutnya.

"Polisi harus tegas, tindak pelakunya, tangkap itu Andi Arief dan Tengku Zulkarnain, dan semua yang terlibat dipanggil semua. Tiba-tiba yang nyebarin hoax kan semua twitnya dihapus. Setelah sukses bikin ramai, kemudian ada klarifikasi audio soal hoax itu. Tujuan mereka menyebarkan hoax dan menciptakan keresahan sudah sukses, terus mereka semua mau cuci tangan. Polisi harus seret semua pelakunya," kata Romli kepada wartawan, Kamis (3/1). (detikcom/c)
T#gs Jokowi
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments