Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Headlines
  • Jokowi: Wisma Atlet Siap Digunakan Jadi RS Darurat Corona

Jokowi: Wisma Atlet Siap Digunakan Jadi RS Darurat Corona

Selasa, 24 Maret 2020 13:56 WIB
Foto Ant/Hafidz Mubarak A

TINJAU RS DARURAT: Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). Presiden Joko Widodo memastikan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. 

Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sarana dan prasarana di Wisma Atlet Kemayoran yang akan dijadikan rumah sakit (RS) darurat untuk virus Corona sudah siap. Dia pun berharap RS itu bisa digunakan.

"Saya juga melihat sarana-prasarana sudah siap. Baik untuk ruang penanganan pasien, ventilator, APD juga siap. Sehingga kita harapkan nanti sore RS darurat Corona ini bisa dipakai," kata Jokowi saat meninjau kesiapan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3).

Jokowi menjelaskan Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24.000 orang. Namun, saat ini ada 3.000 ruangan untuk pasien yang telah disiapkan.

"Perlu saya sampaikan bahwa Wisma Atlet ini punya kapasitas 24.000 orang yang saat ini telah disiapkan adalah untuk 3.000 pasien dengan wilayah ruang yang telah ditata dengan manajemen yang baik," jelasnya.
Dia memastikan ruangan di Wisma Atlet telah diatur dengan manajemen yang baik untuk penanganan virus Corona (COVID-19). Baik untuk pasien maupun tenaga kesehatan.

"Dengan manajemen yang baik, baik itu untuk pasien, untuk dokter, untuk para medis, semuanya ditempatkan dengan manajemen ruang yang berbeda," pungkas Jokowi.

Namun, Jokowi berharap RS darurat yang telah disiapkannya ini tak dipakai. Sebab, dia berharap jumlah pasien Corona tak melonjak naik dan bisa ditangani di RS yang telah disiapkan pemerintah saja.

"Tetapi, saya berharap RS darurat Corona ini tidak digunakan artinya RS yang ada, yang telah kita siapkan jauh hari sebelumnya telah bisa melaksanakan penanganan virus Corona ini," harap Jokowi.

Rusun peninggalan Asian Games 2018 ini disulap jadi RS untuk penanganan corona sebagai tindaklanjut perintah Jokowi. Hal itu berdasarkan permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pada saat pelaksanaannya, RS Penanganan Darurat Covid-19 ini akan dibagi dalam 3 zona:
- Zona Hijau adalah Tower 1, yang diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hanya orang yang berkepentingan yang bisa memasuki daerah ini
- Zona Kuning adalah Tower 3, yang diisi oleh dokter, perawat dan petugas paramedis lainnya
- Zona Merah adalah Tower 6-7, yaitu RS Darurat Penanganan Covid-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang bisa masuk ke zona ini selain pasien.

566 Pasukan
Sementara itu, tiga satuan tugas (satgas) yang terdiri dari 566 orang disiapkan untuk mendukung operasi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet yang akan digunakan untuk menampung pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan. Hal tersebut sebagaimana yang dilaporkan oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Grahan BNPB, Jakarta, Senin (23/3).

“Nanti jam 17.00 WIB akan siap untuk operasional di mana di situ untuk operasinya menjadi tiga satgas yaitu satgas pendamping yang terdiri dari tenaga medis yang menangani langsung di ring,” kata Yudo.

Selain itu pihaknya juta mengerahkan satgas pendukung lain yang terdiri dari para pendukung tim utama untuk kebutuhan dapur dan makanan dari Kodam dan dari Kogabwilhan I. Satgas ketiga adalah anggota pengaman yang terdiri dari Marinir, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan Pasukan Khas (Paskhas).

“Sehingga nanti ketika satgas tersebut secara terpadu dapat melaksanakan operasional penanganan COVID-19 ini yang dipimpin oleh Pangdam Jaya,” kata dia.

Adapun susunan satgas operasional tersebut terdiri dari tim pendamping sebanyak 225 orang dari unsur TNI, Kementerian Kesehatan dan relawan yang sudah bersiap di Wisma Atlet. Kemudian satgas pendukung terdiri dari 161 orang dan pengamanan 180 orang, sehingga total keseluruhan terdapat 566 orang yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Wisma Atlet. (detikcom/q)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments