Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Headlines
  • Jembatan Berfungsi, Arus Lalulintas di Kedua Jembatan Siduadua Parapat Lancar

Jembatan Berfungsi, Arus Lalulintas di Kedua Jembatan Siduadua Parapat Lancar

admin Selasa, 08 Januari 2019 11:02 WIB
SIB/Linggom Parhusip

LANCAR: Arus lalulintas di Jembatan Siduadua Parapat Dusun Sualan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun berangsur lancar setelah material longsor berhasil dibersihkan beberapa hari dari badan jembatan, Senin (7/1).

Parapat (SIB) -Jembatan Siduadua Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun saat ini sudah berfungsi, arus lalulintas sudah kembali normal dan lancar setelah material longsor dibersihkan dari kedua badan jembatan dan sekitarnya.

Pengamatan SIB, Senin (7/1) di lokasi, kedua jembatan saat ini sudah berfungsi normal dan telah dilalui berbagai jenis kendaraan besar dan kecil, baik dari arah Pematangsiantar-Parapat dan sebaliknya, seluruh alat berat telah meninggalkan lokasi jembatan. Di kedua sisi jembatan terpasang police line sebagai tanda bagi pengemudi.

Camat Girsang Sipangan Bolon Boas Manik didampingi Sekcam Girsang Sipangan Bolon Donni Sinaga mengatakan, material lumpur yang menimbun jembatan Siduadua sudah berhasil dibersihkan, arus lalulintas dari kedua arah Parapat-Pematangsiantar mulai dibuka Minggu (7/1) sore hingga saat ini arus lalin lancar.

"Tadi malam hujan sangat deras namun tidak terjadi longsor karena air dari perbukitan Bangun Dolok yang selama ini merembes ke tanah sebelumnya sudah dialihkan menjadi satu arah yang diduga sebagai pemicu terjadinya longsor selama ini, kita berharap longsor tidak terjadi lagi," katanya.

Boas berharap kepada instansi tekait agar kondisi bangunan jembatan Siduadua segera ditinjau dan dievaluasi karena kolong jembatan sangat sempit sehingga tidak mampu menampung material air yang turun dari arah perbukitan Bangun Dolok.

"Kalau boleh jembatan baru dibangun dengan kolong yang lebar agar material dari arah perbukitan dapat melintas dari bawah jembatan," ungkapnya. (D13/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments