Kamis, 12 Des 2019

Jadi Bandar Sabu di Karo, Abang Beradik Ditembak

redaksi Kamis, 21 November 2019 12:58 WIB
Sib/k02
Satu dari dua saudara kandung (abang-adik) warga Desa Suka Pilihen yang jadi Bandar narkoba ditembak petugas saat mendapat perawatan medis RSU Kabanjahe sebelum dibawa keruangan Satres Narkoba, Rabu (19/11).

Tanah Karo (SIB)
Personel Satres Narkoba Polres Tanah Karo meringkus serta menembak dua tersangka bandar narkoba yang merupakan abang-adik, Senin (18/11) malam.


Kasat Narkoba AKP Ras Maju Tarigan, Selasa (19/11) menyebut pihaknya meringkus serta mengamankan 2 pria abang beradik yang merupakan revidivis kasus narkoba berinisial US dan RS (35) warga Desa Suka Pengulun Kecamatan Tigapanah, Karo dari lokasi berbeda. "TKP pertama itu di Desa Suka Mbayak Kecamatan Tigapanah tepatnya di sebuah kedai kopi. Kemudian TKP kedua pengembangan yaitu di Desa Suka Pilihen Kecamatan Tigapanah tepatnya di dalam rumah keduanya," jelas Kasat.


Tarigan menyebut, dari TKP pertama berhasil diamankan 5 paket plastik bening berles merah berisi sabu dengan berat brutto 7,50 gram, 1 unit HP hitam (milik Rudi Sitepu). Kemudian 1 unit HP biru laut (milik Usaha Sitepu), 1 unit HP hitam, 1 unit timbangan elektrik, 1 gunting, 2 mancis, 1 bungkus rokok berisi kaca pirex dan uang tunai Rp 375.000 diduga hasil penjualan sabu.


Kemudian dari TKP kedua diamankan 7 paket ganja meliputi akar, ranting, daun dan biji dengan berat brutto 150 gram, 1 paket plastik klip berles merah berisi sabu dengan berat brutto 1,11 gram. Selain itu ada 1 bungkus plastik klip berles merah dalam keadaan kosong, slip bukti transfer bank, kotak timbangan elektrik, 1 kaleng roti dan 1 helm merk.


Petugas pun terus melakukan pengembangan aktor yang memberikan barang haram itu kepada keduanya hingga ke daerah Merek. Namun, saat pengembangan, kedua tersangka yang sudah residivis kasus narkoba itu berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga keduanya ditembak.


Kata Kasat Narkoba, kedua saudara kandung ini masih baru keluar dari penjara beberapa waktu lalu. "Orangtua keduanya pun masih tahanan di Rutan sekarang," katanya.(k02/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments