Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Internal Dikomentari, PPP: Amien Rais Tampil Seperti Politisi Galau

Internal Dikomentari, PPP: Amien Rais Tampil Seperti Politisi Galau

admin Senin, 21 Januari 2019 12:44 WIB
Jakarta (SIB)-Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi angkat bicara soal sikap Amien Rais yang mencampuri urusan internal PPP. Saat itu Amien Rais mengatakan bahwa PPP terancam tidak lolos parliamentary threshold saat menerima Humphrey Djemat.

"Pernyataan dan tindakan Pak Amien Rais yang mengomentari internal PPP merupakan tindakan yang tidak patut. Sebagai tokoh dan politisi sepuh, tindakan dan pernyataannya tidak mencerminkan teladan yang baik bagi politisi muda," ujar Arwani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/1).

Lebih lanjut, Arwani meminta Amien Rais sebaiknya berfokus mengurus kondisi internal PAN yang dalam berbagai survei elektabilitasnya berada di bawah PPP. Arwani turut mengatakan pernyataan dan tindakan Amien terkait PPP dinilai telah keluar dari fatsoen politik. Bahkan tindakan tersebut mencerminkan bahwa Amien mengajarkan permusuhan dan kebencian. Hal ini, lanjut Arwani, mendegradasi tabungan sosial yang ditanam Amien selama ini.

"Tindakan dan pernyataannya selama ini alih-alih menampilkan sebagai sosok politisi matang, Pak Amien Rais justru tampil seperti politisi galau, labil, dan tak terukur," katanya.

Arwani juga meminta Amien, sebagai tokoh Islam, lebih banyak memberikan teladan dan mengayomi. Ia juga meminta Amien menghadirkan pernyataan yang menyejukkan dan jauh dari kebencian serta menghindari pernyataan yang kasar.

"Pak Amien, sisakan pada kami, sedikit saja ruang hormat kepada Bapak dengan cara bertindak dan berkata yang baik. Berkata baiklah. Jika tidak bisa, lebih baik diam," ucapnya.

Terkait Humprey, Arwani menjelaskan, tidak ada ruang lagi di politik dan hukum dalam kasus PPP. Hanya ada jalan kultural, yaitu dengan melebur ke PPP di bawah kepemimpinan Ketua Majlis Syariah Mbah Maemun Zubeir dan Ketua Umum Romahurmuziy. (detikcom/h)
T#gs PPP: Amien Rais Tampil Seperti Politisi GalauInternal Dikomentari
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments