Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Hanya 3 Bandara Laik Bersih dan Sehat di Indonesia

Hanya 3 Bandara Laik Bersih dan Sehat di Indonesia

Senin, 12 November 2018 11:34 WIB
Jakarta (SIB)- Kementerian Kesehatan menyebutkan hanya tiga bandara udara yang laik disebut bandara bersih dan sehat. Tiga bandara tersebut berada di bawah naungan PT Angkasa Pura II.

"Ini salah satu strategi untuk meningkatkan komitmen seluruh lembaga publik, tidak hanya kementerian lembaga tapi juga perusahaan dan tempat tempat pelayanan publik lainnya seperti, bandara dan pelabuhan untuk bagaimana mereka bisa berikan pelayanan terbaik dengan responsif gender ramah anak," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian PPPA, Titi Eko Rahayu saat memberikan predikat bandara sehat di Tangerang, Minggu (11/11).

Dikategorikan laik apabila ada tempat pelayanan publik tersebut dapat menyediakan sarana yang ramah terhadap perempuan yang masih dalam fase menyusui untuk bisa memerah atau memberikan asi bagi bayi serta, bersih.

"Tiga bandara ini sudah lolos dari kriteria sehat pada kami. Kami harap, seluruh bandara atau pelabuhan nantinya juga bisa mendapatkan predikat ini, karena sejauh ini masih sedikit pelayanan publik yang dapat disebut sehat. Sehat ini pun juga kami lihat dari tingkat kebersihannya," ujarnya.

Senior Manager Safety Risk and Quality Control Angkasa Pura II, Syaiful Bahri mengatakan, ketiga bandara yang memperoleh penghargaan sebagai Bandara Sehat 2018 adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Bandara Husen Sastranegara Bandung dan Bandara Tanjung Pinang.

"Ini penghargaan dua tahun sekali oleh Kementerian Kesehatan. Dan ini kedua kalinya, kemarin itu pada 2016. Untuk kebersihan ini juga bukan semata-mata agar dapat predikat tapi memang kewajiban memberikan bandara yang bersih, sehat dan ramah lingkungan. Melainkan tugas untuk melayani sebagai sarana publik," ungkapnya.

Selanjutnya pihak Angkasa Pura II berjanji akan meningkatkan kualitas kebersihan pada bandara lainnya dibawa naungan AP II. (Viva/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments