Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Hakim di Lampung yang Indehoi dengan 2 Wanita Menghilang

Hakim di Lampung yang Indehoi dengan 2 Wanita Menghilang

* KY: Harus Dipecat
admin Senin, 21 Januari 2019 11:48 WIB
Lampung (SIB)-Hakim di Lampung digerebek warga tengah indehoi dengan dua perempuan. Tim Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA) langsung menelusuri dan mengusut tuntas. Namun hakim inisial Y itu menghilang.

Pejabat Humas Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang Jesayas Tarigan menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui keberadaan oknum hakim Y. Bahkan, kata dia, pihaknya telah mengeluarkan surat menarik hakim Y untuk berada di pengadilan tinggi.

"Sejak Jumat kemarin, kami telah panggil yang bersangkutan, namun tidak datang. Yang bersangkutan mangkir," kata Jesayas sebagaimana dikutip, Minggu (20/1).

Meski demikian, Tim Badan Pengawas (Bawas) MA sudah turun dan terus mengusut tuntas kasus itu.

"Tim Bawas sudah turun dan sudah mengeluarkan surat tugasnya. Mereka akan melakukan pemeriksaan terhadap Y selama lima hari pada 18 hingga 23 Januari 2019," katanya.

Tarigan menjelaskan Tim Bawas telah melakukan pemeriksaan dan mendapatkan hasilnya. Untuk selanjutnya akan diambil tindakan terhadap oknum hakim tersebut.

"Kita masih menunggu karena tim masih bekerja. Sementara ini kami juga telah mengambil keputusan untuk menonaktifkan yang bersangkutan dan sudah mengeluarkan SK-nya," kata dia.

Terkait informasi yang bersangkutan menggunakan sabu-sabu saat dilakukan penggerebekan, pihaknya belum menerima kabar tersebut.

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari Tim Bawas. Soal narkoba bisa saja Tim Bawas merekomendasikan untuk dilakukan tes urine, tergantung kita lihat dari barang buktinya saat dilakukan penggerebekan," kata dia.

Harus Dipecat
Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) berharap hakim itu dipecat karena dinilai telah mencoreng nama baik hakim.

"KY prihatin atas peristiwa tersebut karena masih ada hakim integritasnya tidak mencerminkan dia sebagai penegak hukum dan keadilan dan sebagai hakim," kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus.

Jaja mengatakan hakim seharusnya bisa menjadi teladan bagi warga untuk menjunjung norma adat maupun agama. Kelakuan hakim berinisial Y yang membawa dua perempuan ke rumah dinasnya, apalagi dia sudah beristri, dikatakan Jaja, sangat mencoreng nama baik lembaga peradilan.

"Ya harus tegas sanksinya, pecat. Yang begini-begini mah melanggar kode etik, norma agama. Kemudian pencemaran lembaga, oleh masyarakat digerebek itu sangat memalukan betul, aparatur hukum digerebek," tuturnya.

Jaja menuturkan pihaknya juga akan menerjunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus ini.

"Nanti KY akan turun, tadi saya sudah minta ke bagian investigasi supaya secepatnya melakukan penelusuran data tentang kebenaran info ini dan mungkin KY harus turun," ucapnya. (detikcom/l)
T#gs Hakim di Lampung yang Indehoi dengan 2 Wanita Menghilang
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments