Minggu, 17 Nov 2019

Gudang Amunisi TNI AL Meledak

*86 Prajurit Luka, 1 Meninggal, *Kapuspen TNI : Tidak Ada Sabotase
Kamis, 06 Maret 2014 09:23 WIB
SIB/ist/Anintya Novitasari/detikcom
MELEDAK : Asap hitam terlihat hingga radius 2 kilometer setelah gudang amunisi milik TNI AL Dermaga Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta, meledak Rabu (5/3/2014) pagi.
Jakarta (SIB)- Gudang amunisi milik Pasukan Katak (Paska) di dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, meledak pukul 10.30 WIB. Pihak TNI menyatakan korban luka akibat ledakan ini sebanyak 87 orang.

"Korban ada 87 orang, 15 orang sudah pulang," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul dalam jumpat pers di RS Mintohardjo, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2014).

Dari 87 korban tersebut, 72 di antaranya dirujuk ke RS Port Medical Center (PMC) di Jakarta Utara dan RS Mintohardjo. 1 orang sudah dinyatakan meninggal dan 1 orang lainnya mendapatkan perawatan intensif di ICU RS Mintohardjo.

"Yang meninggal atas nama Sertu Iman, satu lagi orang masuk ICU atas nama Serka Midi. Mohon doa semoga tak bertambah lagi," lanjut Iskandar.
Di kesempatan yang sama, Wakil Kepala RS Mintohardjo, Kolonel dr Hidayat mengatakan korban yang saat ini dirawat ICU mengalami trauma di organ bagian dalam dan saluran nafas. "Sehingga perlu perawatan khusus," ungkapnya.

Saat ini seluruh korban masih dalam perawatan. Kebanyakan korban mengalami multiple trauma. Hidayat membenarkan ada korban yang terkena lontaran peluru dan proyektil.

"Ada 1 kena lontaran peluru, ada 1 proyektil, sebentar kita angkat," terang Hidayat.

Untuk korban yang meninggal belum diketahui penyebabnya. "Karena perlu kita visum," katanya.

Siapa saja yang menjadi korban, dan bagaimana bisa terjadi ledakan?

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 06 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments