Selasa, 28 Jan 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Headlines
  • Gempur Basis Narkoba, Polisi Diserang Para Bandar dan Pengguna Sabu dengan Petasan Roket

Gempur Basis Narkoba, Polisi Diserang Para Bandar dan Pengguna Sabu dengan Petasan Roket

* 12 Tersangka Dibekuk
redaksi Sabtu, 07 Desember 2019 13:41 WIB
SIB/Roy Surya Damanik
INTEROGASI BANDAR NARKOBA: Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo dan Wakasat Kompol Pardamean menginterogasi salah seorang tersangka bandar narkoba yang dibekuk petugas di Jalan Pancasila, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserseng, Jumat (6/12).
Medan (SIB)
Satres Narkoba Polrestabes Medan melaksanakan Gempur Basis Narkoba (GBN) di 2 lokasi berbeda, yakni di Jalan Jermal 15 Ujung tanah garapan dan Jalan Pancasila, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Jumat (6/12) sore.

Saat penggerebekan berlangsung, petugas diserang menggunakan petasan roket. Namun akhirnya petugas berhasil membekuk 12 tersangka narkoba dan menyita sejumlah barang bukti.

Para tersangka masing-masing berinisial NA (39) wanita, warga Jalan Jermal 15 Ujung dan darinya petugas menyita barang bukti 1 buku catatan utang sabu, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 kotak plastik ace hardware, 1 paket sabu 19, 10 gram, setengah butir ekstasi dan sendok sabu. Kemudian D (24) dan MZN (28) warga Jalan Jermal 15 serta SAH (18) warga Jalan AH Nasution Medan.

Dari mereka petugas juga menyita 3 plastik klip berisi sabu seberat 3,99 gram, 1 timbangan elektrik, dompet berisi uang Rp 845 ribu hasil penjualan sabu.

Selanjutnya MI (35) warga Jalan Manunggal, darinya diamankan 1 paket sabu seberat 0,18 gram, pipa kaca berisi sabu 1,45 gram, 1 set bong, 1 kotak rokok, 1 paket klip kosong dan 1 samurai. DG (28) warga Jalan Manunggal Mandiri, darinya disita 1 set alat isap sabu, RH (45) warga Jalan Jermal VII, dengan barang bukti 1 set alat isap sabu, 1 puntung rokok berisi ganja, 2 mancis dan 1 HP.

Berikut BN (26) warga Jalan Pancasila Gang Melati III Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan barang bukti 1 paket klip sabu. MFS (26) warga Pasar VII Tembung, Desa Bandar Klippa, dengan barang bukti 1 paket klip kecil, 1 jarum, 1 sendok berisi sisa pakai sabu. GHF (48) warga Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, dengan barang bukti 1 set alat isap lengkap dengan kaca, 1 batang rokok berisi ganja.

Pantauan wartawan, sebelum melaksanakan GBN, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo didampingi Wakasat Kompol Pardamean Hutahean terlebih dahulu memimpin apel serta memberi pengarahan kepada puluhan anggotanya di Komplek MMTC Jalan Selamat Ketaren Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Selanjutnya petugas yang mengendarai sepedamotor dan mobil bergerak ke Jalan Jermal 15 Ujung dan berpencar.

Para bandar dan pengguna narkoba berhamburan guna menyelamatkan diri. Petugas terpaksa meletuskan tembakan peringatan. Akhirnya petugas berhasil membekuk sejumlah bandar dan pengguna narkoba.

Situasi tiba-tiba mencekam lantaran sejumlah petugas yang saat itu menggerebek rumah NA dituduh maling dan langsung diserang bandar dan pengguna narkoba dengan petasan roket yang meledak cukup keras. Petugas berusaha berlindung dan membalas dengan tembakan peringatan. Kasat Narkoba dan anggotanya bergerak ke lokasi sehingga para pelaku langsung melarikan diri.

Petugas mengejar para pelaku dan akhirnya sejumlah pelaku berhasil dibekuk saat bersembunyi di semak belukar. Selanjutnya para tersangka satu di antaranya wanita diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil berikut barang bukti narkoba.

Selanjutnya petugas bergerak ke Jalan Pancasila tepatnya pinggiran rel kereta api. Mengetahui kedatangan petugas, para bandar dan pengguna langsung kabur. Petugas melakukan pengejaran sembari meletuskan tembakan peringatan ke udara. Sejumlah tersangka berhasil dibekuk, serta disita barang bukti narkoba. Selanjutnya para tersangka diboyong ke Mapolrestabes guna proses lebih lanjut.

Kasat Narkoba, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo yang diwawancarai wartawan menegaskan, GBN ini dilakukan karena ada laporan dari masyarakat yang menyebut 2 lokasi tersebut dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Saat penggerebekan di Jalan Jermal Ujung, anggota kita sempat mendapatkan perlawanan dari para tersangka. Namun akhirnya kita membekuk 7 tersangka, seorang diantaranya wanita. Sedangkan penggerebekkan di Jalan Pancasila, kita membeku 5 tersangka," terangnya sembari menambahkan pihaknya akan terus melakukan GBN untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (M16/q)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments