Minggu, 05 Apr 2020

Format Debat Capres 2019 akan Diubah

* TKN Minta Formatnya Tak Kaku *BPN Minta Setop Sontekan
admin Minggu, 20 Januari 2019 13:58 WIB
Jakarta (SIB)-KPU membuka kemungkinan format Debat Capres 2019 diubah. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun saling usul format terbaik.
Evaluasi debat KPU ini didukung oleh kedua timses, baik dari pihak Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandiaga. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan siap dengan perubahan format debat.

"Kami siap saja dengan format apapun dari KPU, karena ini bagian dari perbaikan demokrasi kita," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Achmad Baidowi (Awiek).

Hal senada disampaikan juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily. Ace mengaku tak masalah jika KPU mau mengubah format debat, salah satunya jika bocoran pertanyaan tak lagi diberikan.

"Soal penggunaan kisi-kisi dalam debat bagi kami tidak ada masalah. Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf sangat siap dengan format yang tanpa ada kisi-kisi itu. Soal kisi-kisi itu kan yang mengusulkan dalam debat yang pertama kan bukan kami," ujarnya.

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengatakan juga akan menggelar evaluasi internal terkait debat capres-cawapres. Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengakui debat pertama lalu berlangsung monoton.

"Kalau melihat harapan masyarakat sepertinya ingin sesuatu yang tidak kaku dan monoton ya. Memang kurang greget," kata Andre.
Andre juga mengkritik moderator debat, yakni Ira Koesno dan Imam Priyono. Dia menilai moderator debat terlalu banyak bicara.

Andre mengatakan hal itu menyebabkan pasangan capres-cawapres tak punya banyak ruang untuk saling mendalami visi misi.

"Moderator agak terlalu banyak berbicara, lalu pendalamannya kurang. Seharusnya ruang pendalaman itu bisa dikejar. Misal, Pak Jokowi menyampaikan, Pak Prabowo menanggapi, Pak Jokowi tanggapi, lalu Pak Prabowo tanggapi lagi. Supaya nendang gitu. Kemudian moderator juga membantu pendalaman juga," sebutnya.

Juru debat BPN Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin menyoroti soal sontekan yang dibawa dalam forum debat. Menurut Suhud, bocoran pertanyaan bagi kandidat sudah cukup. Ia berharap Paslon tak membawa sontekan di arena debat.

"Saran kami untuk debat kedua: setop sontekan," ujar Suhud.

"Walaupun pertanyaan sudah diberikan kepada Paslon, namun diharapkan Paslon menyampaikan tanpa membaca sontekan agar masyarakat melihat secara langsung orisinalitas dari Capres," imbuh dia.

Debat perdana Capres-Cawapres digelar pada 17 Januari 2019. Masih ada 4 kali debat Pilpres 2019.

Debat kedua digelar pada 17 Februari 2019. Tema debat antar Capres itu adalah energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan infrastruktur.

TKN Minta Tak Kaku
Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin berharap debat berikutnya bisa berlangsung lebih luwes.
"Itulah sebuah keniscayaan memperbaiki yang sudah dilakukan untuk mencapai kesempurnaan. Formatnya mungkin tidak terlalu kaku," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Achmad Baidowi (Awiek).

Awiek berharap KPU juga membenahi durasi debat dalam tiap segmen. Sebab, menurut dia, beberapa kali Paslon kehabisan waktu sebelum menuntaskan pemaparannya.

"Manajemen waktu tiap segmen mungkin perlu diatur, karena ada beberapa penjelasan belum tuntas ternyata waktunya habis," kata Awiek.

"Dan yang terpenting substansi debat adalah menyampaikan materi dan tanggapan. Kami siap saja dengan format apapun dari KPU, karena ini bagian dari perbaikan demokrasi kita," pungkasnya.

Kurang Greget
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga mengakui debat pertama lalu berlangsung monoton.
"Kalau melihat harapan masyarakat sepertinya ingin sesuatu yang tidak kaku dan monoton ya. Memang kurang greget," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Meski demikian, Andre belum bisa mengatakan aspek mana yang ingin diubah BPN dalam debat berikutnya. Ia menyebut BPN Prabowo-Sandi akan melakukan evaluasi internal terkait debat pada 17 Januari lalu.

"Kami nanti akan rapat evaluasi mungkin dalam beberapa hari ke depan. Nanti akan dibahas soal debat perdana kemarin. Baru setelah itu kami bisa memutuskan," kata Andre. (detikcom/l)
T#gs Format Debat Capres 2019 akan Diubah
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments