Sabtu, 23 Nov 2019
  • Home
  • Headlines
  • Fenomena Aneh Melanda Mekkah, Masjidil Haram Diserbu Ribuan Serangga

Fenomena Aneh Melanda Mekkah, Masjidil Haram Diserbu Ribuan Serangga

* KJRI Jeddah: Tak Berbahaya
admin Sabtu, 12 Januari 2019 10:55 WIB
SIB/thesun
BERSIHKAN: Petugas membersihkan serangga jangkrik hitam yang menempel pada dinding dan lantai di kompleks Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, Kamis (10/1).
Mekah (SIB)-Kompleks Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi sampai ke rumah-rumah warga dan sekolah-sekolah diserang ribuan ekor serangga. Kawanan serangga itu menempel pada dinding dan lantai di kompleks masjid suci tersebut. Bahkan ada beberapa ekor yang dilaporkan menempel pada pakaian ihram yang dipakai para jemaah. Fenomena semacam ini disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

Tidak diketahui sejak kapan serbuan jangkrik ini berlangsung. Namun sejumlah warga Mekah menuturkan kepada The National bahwa serangga-serangga ini mulai banyak terlihat di sekitar tempat tinggal mereka dalam beberapa hari terakhir. Kemunculan jangkrik dalam jumlah besar terpantau di beberapa kawasan Mekah.

Seperti dilansir Morocco World News dan Gulf Business, Jumat (11/1), sejumlah foto dan video yang beredar luas di media sosial menunjukkan kawanan jangkrik hitam menyerbu kompleks Masjidil Haram.

Para pengguna media sosial yang memakai tagar #jangkrik dalam bahasa Arab menyatakan rasa jijik pada pemandangan tak biasa. Mereka meminta penjelasan soal pemicu serbuan serangga ini.

Fenomena semacam ini juga membuat heran pakar satwa liar. Dr Jacky Judas yang menjabat sebagai manajer dan penasihat ilmiah untuk keberagaman hewan dan tumbuhan di Bumi pada WWF dan Emirates Nature, menyatakan fenomena ini merupakan yang pertama dilihatnya. Dr Judas menyebut dirinya terkejut saat melihat begitu banyak jangkrik hitam di satu lokasi.

"Ini merupakan kali pertama bagi saya untuk melihat spesies ini dalam jumlah besar. Saya tidak terkejut jika orang-orang mengatakan hal yang sama. Saya tidak pernah melihat spesies ini dalam jumlah sebanyak ini," ucapnya kepada The National.

Menurut Dr Judas, sumber dari fenomena ini bisa saja datang dari area-area bisnis di Semenanjung Arab yang membiakkan jangkrik untuk pakan burung. Beberapa ekor jangkrik bisa saja kabur dari penangkaran dan menyebar ke Mekah. Dr Judas menyatakan dirinya sedang meneliti lebih lanjut spesies jangkrik yang menyerbu Masjidil Haram. Namun dia menyebut jangkrik itu bisa saja berkaitan dengan jangkrik spesies Gryllus campestris.

"Ini bisa jadi sebuah insiden di mana satu pengembangbiakan dalam penangkaran kabur dan menyebar dalam jumlah besar, atau mungkin juga ada kondisi khusus yang membantu perkembangan dan pembiakan spesies ini. Tapi saya tidak tahu apa itu," tandasnya.

Menanggapi insiden itu, Emirat Provinsi Mekah mengerahkan petugas-petugas khusus untuk melakukan pembersihan. Dalam pernyataannya via Twitter, Emirat Provinsi Mekah menyatakan pihaknya mengerahkan 22 tim beranggotakan 138 orang untuk membasmi jangkrik-jangkrik itu. "Mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para jemaah," demikian pernyataan Emirat Provinsi Mekah via akun Twitter resminya, @holymakkah.

Via Twitter, Emirat Provinsi Mekah merilis foto-foto saat petugas melakukan pengasapan desinfeksi pada saluran-saluran air di kompleks Masjidil Haram juga di jalanan kota Mekah. "Kami fokus pada area-area reproduksi dan pengembangbiakan serangga-serangga, saluran air dan sumber air terbuka di sekitar halaman Masjidil Haram dan di dalam toilet yang tersebar di halaman masjid," imbuh pernyataan Emirat Provinsi Mekah.

Insiden ini mengingatkan pada badai kuat yang menyapu Mekah pada Agustus lalu, yang memicu kerusakan ringan pada tenda-tenda para jemaah dan menggeser 'Kiswah', selubung penutup Kakbah.

Tak Berbahaya
Sementara itu menurut informasi sementara yang didapat KJRI Jeddah, serangga jenis jangkrik tersebut tak berbahaya.

"Sampai hari ini, belum ada info resmi dari Pemerintah Saudi. Menurut beberapa kontak, jangkriknya tidak berbahaya, seperti kerumunan lalat," kata Konsul Pensosbud KJRI Jeddah Ahmad Syofian saat dikonfirmasi.

KJRI Jeddah masih terus mengamati perkembangan situasi terkait invasi serangga-serangga ini. Namun menurut Ahmad, kawanan jangkrik itu tak sampai memenuhi Kota Mekkah.

"Meski jangkrik dan belalang biasa dijumpai di Mekkah karena topografinya yang lembah, tapi terlihat di publik dalam jumlah yang masif ini baru pertama kejadian," ungkap Ahmad. (detikcom/q)
T#gs Masjidil Haram Diserbu Ribuan SeranggaFenomena Aneh Melanda Mekkah
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments