Minggu, 07 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran

Dianggap Tidak Mampu Tekan Kasus Covid-19

FN DPRDSU Minta GTPP Sumut Dibubarkan

* Ngurus Bantuan Sembako Saja Tidak Becus dan Buat Gaduh
redaksisib Sabtu, 23 Mei 2020 09:27 WIB

Zeira Salim Ritonga

Medan (SIB)
Sekretaris Fraksi Nusantara DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga menegaskan, tim GTPP (Gugus Tugas Percepatan Penanganan) Covid-19 sebaiknya dibubarkan, karena kinerjanya hanya mendata warga yang ODP, PDP dan positif corona serta tidak mampu menekan melonjaknya pasien yang terpapar virus yang mematikan tersebut.

"Kebijakan yang diambil sampai saat ini tidak jelas. Lebih baik GTPP Covid-19 ditiadakan, jika manfaatnya tidak terlalu besar dan tidak sebanding dana yang dikeluarkan dengan kinerjanya," ujar Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Jumat (22/5) melalui telepon di Medan.

Menurutnya, secara konkrit tidak ada langkah-langkah nyata yang bisa dilihat dalam mengendalikan penyebaran virus Corona di daerah ini, akibatnya warga yang positif Covid-19 tiap hari bertambah. Jika demikian halnya, untuk apa ada tim Gugus Tugas.

“Naiknya angka positif terpapar Corona membuktikan kerja tim gugus tugas mengendalikan penyebarannya berbanding terbalik dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan. Bahkan dalam struktur anggaran yang dialokasikan sebesar Rp502 miliar semua sifatnya hanya pasif.

Anggaran yang dihabiskan cukup besar, tapi pengendalian curva positif Corona semakin hari bertambah naik,” kata politisi PKB itu.

Dari catatan lembaga legislatif, katanya, anggaran yang paling besar dihabiskan untuk pengadaan Sembako yang sifatnya hanya sekedar memberikan bantuan kepada masyarakat, tanpa ada unsur kepastian dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut ini menyebutkan, sekitar Rp124 miliar untuk pengadaan bahan dan peralatan pendukung, yang seluruhnya tanpa didukung kebijakan yang konkret.

"Ngurusi bantuan Sembako saja GTPP Covid-19 tidak becus dan buat gaduh. Kita tidak ingin uang habis begitu saja, tapi rakyat menjadi sakit bukan berkurang, melainkan terus bertambah," ujar Ritonga.

Bertambah Lagi
Sementara itu, pasien positif virus corona di Provinsi Sumut bertambah lagi menjadi 12 orang. Kini total positif di Sumut mencapai 285 orang, sehari sebelumnya 273 orang.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan D SpB kepada wartawan di Medan, Jumat sore.

Dia mengatakan, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh juga bertambah 13 orang dan kini totalnya menjadi 102 orang. Sebelumnya pada Kamis (21/5) sore 87 orang.

"Tapi sayangnya pasien positif Covid-19 yang meninggal masih saja terjadi. Jumat ini bertambah satu orang dan totalnya yang meninggal menjadi 32 orang dari sebelumnya atau Kamis sore, hanya 31 orang," ujarnya.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjut dia, jumlahnya hingga Jumat sore sebanyak 185 orang. Jumlah itu berkurang delapan orang dari Kamis sore sebanyak 193 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 433 orang atau berkurang 22 orang dari Kamis sore 535 orang. Berkurangnya ODP itu karena 22 orang itu selesai menjalani masa isolasi mandiri.

Lebih lanjut, dia menyampaikan selamat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Agar tetap terbebas dari virus corona di Lebaran nanti, diharapkan masyarakat terus ketat menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19.

"Tetaplah tinggal di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, selalu cuci tangan pakai sabun, tetap pakai masker, jaga jarak dan jangan datangi keramaian," katanya mengakhiri. (M03/M11/M17/d)
T#gs COVID-19covid 19DibubarkanFN DPRDSUGTPP SumutZeira Salim RitongaheadlineMedan
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments