Rabu, 23 Jan 2019
  • Home
  • Headlines
  • Ephorus HKBP: 2019 Tahun Memelihara Belas Kasih dan Lingkungan

Ephorus HKBP: 2019 Tahun Memelihara Belas Kasih dan Lingkungan

admin Minggu, 06 Januari 2019 10:52 WIB
SIB/Bongsu Batara Sitompul

SAMPAIKAN PESAN: Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing menyampaikan pesan kepada jemaatnya di acara ibadah syukuran awal tahun baru HKBP di Pearaja Tarutung, Jumat (4/1).

Tapanuli Utara (SIB)-Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing menyampaikan, warga jemaat sebagai umat Kristen harus dapat menunjukkan sikapnya dengan benar sesuai dengan iman Kristen karena tahun 2019 merupakan tahun politik di Indonesia untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Warga gereja yang baik tentu harus menjadi warga negara yang baik. Kategori warga negara yang baik harus turut serta menciptakan keamanan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari," katanya ketika diwawancarai SIB usai ibadah perayaan syukuran awal tahun HKBP di Pearaja Tarutung, Jumat (4/1).

Menurutnya, apa yang dianjurkan oleh pemerintah untuk mengikuti Pemilihan Umum harus kita tanggapi sebaik-baiknya dan tidak boleh menjadi penonton dan Golput. Kita harus ikut serta menentukan pilihan.

Ephorus juga mengungkapkan, dari pihak gereja tentunya tidak ada imbauan kepada warga jemaat untuk memilih pasangan A atau pasangan B. Sebagai warga jemaat yang sudah dewasa tentu sudah punya hak untuk memilih.

"Jadi gereja tidak ada mencampuri warga jemaatnya untuk memilih pasangan tertentu. Namun gereja hanya mengimbau warga jemaat supaya Pemilihan Umum di April 2019 mendatang berjalan dengan aman, damai dan kondusif," ujarnya.

BERBELAS KASIH
Dalam acara ibadah syukuran awal Tahun Baru, Ephorus juga menyampaikan, tahun 2019 merupakan tahun "parasinirohaon" (berbelas kasih). "Gereja HKBP sangat berterima kasih atas penyertaan Tuhan kepada umatNya dan kita dapat melalui tahun 2018 dan masuk ke tahun 2019. Semua itu karena berkat dan penyertaan dari Tuhan. Tanpa penyertaan Tuhan, kita tidak dapat melangkah dengan baik," tutur Ephorus.

Ia menambahkan, Tuhan itu sangat baik dan telah memberikan tahun 2019 ini untuk dijalani. Tuhan telah memelihara sepanjang tahun 2018 dan biarlah kasih karunia Tuhan di tahun 2019 ini terus menyertai jemaatnya agar kehidupan umat manusia semakin diperbaharui dan semua pekerjaan diberkati oleh Tuhan.

PELIHARA LINGKUNGAN
Begitu juga dengan gejala-gejala alam yang menimbulkan bencana akhir-akhir ini, Ephorus mengimbau, umat manusia harus selalu memelihara lingkungan. Alam yang sudah diciptakan Tuhan dengan keindahan yang luar biasa, jangan dirusak dan mari pelihara alam ini dengan baik.

"Betapa pun banyak kendala, persoalan dan bencana yang terjadi di tahun 2018, kita harus bersyukur kepada Tuhan karena kita dapat melampauinya. Apa yang terjadi itu, saya kira tidak lepas dari pengelolaan manusia yang tidak tepat terhadap alam. Tidak seluruhnya bencana itu terjadi karena faktor alam. Dari segi ilmu pengetahuan juga, bencana alam itu juga tidak lepas dari kesalahan manusia terhadap pengelolaan alam ini," jelasnya.

Ephorus juga menyatakan, alam ini harus dikelola dengan baik oleh manusia. Alam yang diciptakan oleh Tuhan merupakan berkat dari Tuhan untuk manusia. Manusia harus mengucap syukur terhadap keindahan alam yang telah diciptakan Tuhan. Peristiwa bencana alam dapat diperkecil, bila manusia dapat mengelola dan melestarikan alam dengan baik.

Dalam ibadah syukuran awal Tahun Baru HKBP turut hadir Anggota DPR RI Anton Sihombing, Caleg DPR RI Sihar Sitorus, Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan, Wakil Wali Kota Sibolga Polo Sitanggang, Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen, Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico Siagian dan warga jemaat perantau.

Pelaksanaan acara syukuran awal Tahun Baru itu berlangsung cukup meriah dengan nuansa kebersamaan yang cukup kuat. Para tamu undangan pun memanfaatkan momen syukuran awal tahun itu untuk bisa bertatap muka dan berjabat tangan dengan pucuk pimpinan HKBP. (G02/G03/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments