Minggu, 27 Sep 2020

Eldin dan YSKI Kunjungi Korban Kebakaran Belawan

Senin, 27 Januari 2014 20:23 WIB
SIB/ist
TINJAU KORBAN KEBAKARAN : Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Dzulmi Eldin S MSi (dua dari kanan) didampingi Pembina YSKI Drs RE Nainggolan dan drg Anita menyampaikan wejangan kepada para korban kebakaran di kawasan Pulau Ambon Lingkungan 7, Kelurahan Belawan
Medan(SIB)- Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama dengan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) meninjau lokasi  dan warga yang menjadi  korban kebakaran di kawasan Pulau Ambon Lingkungan 7, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Senin (27/1). Selain memberikan sejumlah bantuan, Eldin bersama stakeholder yang ada  berjanji akan memberikan solusi terhadap  nasib 40 KK yang  rumahnya telah habis dilalap si jago merah tersebut.

Sebagai langkah awal menyikapi musibah kebakaran tersebut, Eldin mengatakan Pemko Medan bersama Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) serta stakeholder yang ada  melakukan relokasi sementara  dengan menempatkan para korban di tenda penampungan yang dibangun di halaman Yayasan Perguruan Indonesia Membangun. Selain tenda penampungan, pihaknya juga mendirikan dapur umum dan pos kesehatan.

“Seluruh kebutuhan makan para warga yang menjadi korban kebakaran kita siapkan di dapur umum ini, mulai makan pagi, siang sampai malam. Selanjutnya ke depan kita akan memikirkan bagaimana membangun kembali  atau memutuskan apa yang akan  kita lakukan selanjutnya sesuai dengan aturan-aturan yang ada dalam pemerintahan,” kata Eldin.

Begitu tiba di lokasi kebakaran, Eldin didampingi Pembina YSKI Drs RE Nainggolan dan drg Anita selaku Koordinator YSKI, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Hana Lore Simanjuntak sertak sejumlah pimpinan instansi terkait langsung meninjau  44 rumah warga yang hangus terbakar. Ketika itu sejumlah warga tengah membersihkan bangunan rumah mereka yang tersisa dari  material bangunan dan peralatan rumah tangga yang telah menjadi arang.

Selain itu ada juga warga yang terlihat berbaring di atas tikar maupun alas ala kadarnya untuk melepaskan rasa lelah, usai membersihkan puing-puing rumah mereka.  Kemudian ada juga beberapa warga yang masih menagis karena tak kuasa menahan rasa sedih dan haru karena rumah dan seluruh isinya telah  hangus terbakar. Pemandan ini membuat Eldin terenyuh, terutama melihat seorang bapak tua  yang masih menagis terisak-isak sambil menatap rumahnya yang kini telah rata dengan tanah.

Dengan sikap mengayomi dan penuh kekeluargaan, Eldin pun coba  menghibur bapak malang tersebut. “Sabar..ya, Pak.  Musibah ini merupakan cobaan dari Allah SWT. Jadi hadapi cobaan ini dengan penuh kesabaran walau sangat menyakitkan. Kita bersama stakeholder yang ada akan berusaha membantu,” hibur Eldin seraya menepuk bapak paro baya  itu dengan suara lirih  karena ikut larut dengan kesedihan tersebut.

Setelah bapak itu mampu mengendalikan kesedihannya, Eldin pun melanjutkan peninjauan dan mendatangi warga lainnya guna menghibur dan mendinginkan hati warga yang terus larut dengan kesedihan akibat musibah kebakaran tersebut. Kepada warga yang mengalami luka-luka  pada saat melakukan pemadaman api, Eldin mendorong untuk berobat di pos kesehatan yang lokasinya persis di samping tenda penampungan sementara. Selain dilengkapi dengan obat-obatan, pos kesehatan juga memiliki dokter dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang siap memberikan pelayanan kesehatan.

Usai melakukan peninjuan, Eldin selanjutnya memberikan 44 paket sumbangan hasil kerjasama Pemko Medan dengan YSKI  kepada warga yang menjadi korban kebakaran sebanyak 44 KK atau 246 jiwa. Paket itu berisi selimut, handuk, tikar ember, sendok, piring, gelas plastik serta peralatan mandi didampingi RE Nainggolan dan drg Anita. Dia berharap sumbagan yang diberikan itu dapat dipergunakan warga sehari-hari selama berada di tenda penampungan.

Pembina YSKI Drs RE Nainggolan didampingi drg Anita menjelaskan, YSKI senantiasa berkomitmen penuh untuk memberikan bantuan bagi warga yang ditimpa musibah seperti kebakaran yang terjadi di Belawan. Bersama dengan Pemko Medan, YSKI berupaya melakukan upaya untuk membantu para  warga yang menjadi korban seperti pemberian makan selama 3 hari penuh, tikar, selimut serta peralatan mandi.

“Bantuan yang diberikan ini merupakan kepedulian dan hasil pemikiran dari YSKI sejak didirikan tahun 2004. Apa yang diberikan itu merupakan bantuan dari para donatur yang sangat peduli dengan kemanusian. Drg Anita selaku Koordinator YSKI  senantiasa selalu terjun ke lapangan untuk memberikan bantuan guna meringankan beban bagi warga yang mengalami musibah,” ungkap RE Nainggolan.

Setelah iktu Eldin bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada warga berdarah Tionghoa yang berada di Belawan. Penyerahan bantuan sembako itu dilakukan di kelenteng yang berlokasi di Jalan Selebes. Dengan bantuan hasil kerjasama Pemko Medan YSKI yang diberikan itu, warga berdarah Tionghoa dapat merayakan Tahun Baru Imlek yang sebentar lagi tiba.

Menurut drg Anita, selain sembako, bantuan yang diberikan juga berisi kue-kue untuk merayakan Imlek. Bantuan ini akan disebar di 5 titik, sebelumnya bantuan yang sama telah diberikan di Yanglim ditambah 300 paket pakaian bantuan dari Kementrian Sosial Republik Indoensia. Setelah itu dilanjutkan ke Kota Bangun, Sunggal dan Pantai Labu. Total bantuan yang diberikan sebanyak 1.500 paket. (rel/Sib On Line/a)
T#gs Eldin
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments