Minggu, 20 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Edy Rahmayadi Sambut 36 Warga Asal Sumut dari Wamena

Edy Rahmayadi Sambut 36 Warga Asal Sumut dari Wamena

* Masih Ada 264 Warga Lagi akan Menyusul Naik Kapal
admin Kamis, 10 Oktober 2019 10:48 WIB
SIB/Dok
SAMBUT: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan pejabat lainnya menyambut kedatangan warga asal Sumut yang dievakuasi dari daerah konflik, Wamena, Papua, Rabu (9/10) di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan.
Medan (SIB) -Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut kedatangan 36 warga asal Sumut yang dievakuasi dari daerah konflik, Wamena, Papua. Selanjutnya puluhan orang tersebut akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Adapun daerah yang akan dituju yaitu Sibolga, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Toba Samosir. "Yang hadir di sini ada 36 orang, telah berhasil dievakuasi dari Wamena dengan menggunakan transportasi darat," kata Edy Rahmayadi kepada wartawan di sela-sela saat menyambut 36 warga asal Sumut di kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (9/10).

Saat ini, kata dia, masih ada 264 warga asal Sumut yang akan menyusul dengan menggunakan transportasi laut (kapal). Diprediksi 10 hari ke depan akan tiba di pelabuhan Belawan. "Yang belum kembali 264 orang lagi. Hari ini mereka akan naik kapal laut, 10 hari ke depan akan kita sambut mereka di Pelabuhan Belawan," jelasnya.

Dikatakannya, total keseluruhan warga asal Sumut yang sudah terdata saat ini berjumlah 651 orang. Sementara itu, ada 133 warga asal Sumut memilih kembali ke Wamena. Penjelasan ini didapatkannya setelah tim melakukan pendataan terhadap seluruh warga asal Sumut di sana. Bagi warga yang tidak mau kembali ke Sumut, Gubernur sudah berkoordinasi dengan TNI AU setempat untuk memberikan fasilitas, berupa tranportasi. "Ada133 orang tidak mau kembali ke sini (Sumut), saya minta kembali ke Wamena. Dibantu oleh TNI AU menggunakan pesawat Hercules," ujarnya.

Setelah kembali ke Sumut, lanjut dia, pastinya puluhan warga itu mengalami masalah, antara lain tempat tinggal, pakaian anak sekolah dan kebutuhan hidup lainnya. Akan tetapi Pemprov Sumut tidak tinggal diam, pendidikan menjadi prioritas bagi anak-anak korban kerusuhan Wamena.

Dirinya akan menyiapkan seragam sekolah berikut dengan alat tulisnya. Ini dilakukannya demi cita-cita anak-anak tersebut tidak putus akibat dari kerusuhan yang terjadi. "Prioritas anak sekolah, kita siapkan pakaian, buku, sehingga mereka tidak putus sekolah. Kita perhatikan untuk kehidupan mereka berikutnya," katanya.

Edy juga meminta para perwakilan dari masing-masing daerah menjemput dan membawa warganya pulang. Sesampainya di daerah masing-masing, Edy meminta kepada bupati dan wali kota untuk memerhatikan kehidupan mereka. "Nanti kita lihat masing-masing daerah untuk memfasilitasinya," ucapnya.

Pada kesempatan itu Pemprov Sumut turut memberikan bekal bagi warga untuk dibawa pulang ke kampung halamannya. Selain sembako ada perlengkapan mandi dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang ditempatkan dalam satu boks plastik. (M11/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments