Minggu, 18 Agu 2019
  • Home
  • Headlines
  • Dituding Menang karena Foto 'Kelewat Cantik', Senator Terpilih Angkat Bicara

Dituding Menang karena Foto 'Kelewat Cantik', Senator Terpilih Angkat Bicara

admin Selasa, 16 Juli 2019 09:16 WIB
Wajah asli Evi Apita Maya (Kiri) dan foto editan (kanan)
Jakarta (SIB) -Caleg DPD asal NTB Evi Apita Maya mempertanyakan tudingan foto editan 'kelewat cantik' untuk meraup suara warga NTB. Tudingan itu dilontarkan Wakil Ketua DPD Prof Farouk Muhammad yang kalah dalam pemilihan DPD itu.
Evi menganggap setiap pemilih punya alasan masing-masing dalam menentukan pilihan.

"Saya pikir respons saya sama lah dengan orang yang berpikir jernih. Batasan apa yang menyatakan bahwa foto saya itu yang memengaruhi?" kata Evi saat dihubungi, Senin (15/7).

"Wajar saja setiap orang itu punya hak masing-masing lah dia memilih berdasarkan apa," imbuhnya.

Evi menilai MK bukan ranah untuk memperkarakan editan foto itu. Dia memastikan bahwa proses pencalonannya sudah sesuai prosedur yang ditentukan.

"Itu kan bukan ranahnya. Kalau memang dia keberatan kenapa tidak di awal? Kenapa tidak saat pendaftaran? Dan itu juga kan diumumkan. Saya melakukan mekanisme yang sudah ditetapkan di KPU. Waktu saya menang baru dipermasalahkan," ujarnya.

Evi juga yakin akan tetap melenggang ke Senayan sebagai anggota DPD dengan meraih suara terbanyak di NTB. Gugatan ke MK itu, menurut Evi, tidak akan mengubah perolehan suaranya sebagai pemenang di NTB.

"Ya nggak (mempengaruhi perolehan suara) lah," kata dia.

Sebelumnya, caleg DPD asal NTB Farouk Muhammad menggugat Keputusan KPU ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, kemenangan Evi karena pengaruh foto baliho dan foto di kertas suara yang telah diedit 'kelewat cantik' sehingga pemilih terkecoh.

"Dalam pelanggaran administrasi ini dilakukan satu tindakan berlaku tidak jujur bahwa calon anggota DPD RI dengan nomor urut 26 atas nama Evi Apita Maya diduga telah melakukan manipulasi atau melakukan pengeditan terhadap pasfoto di luar batas kewajaran.
Ini akan dibuktikan dengan keterangan ahli, Yang Mulia," kata kuasa hukum Farouk, Happy Hayati Helmi yang dikutip dari risalah sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (15/7).

Dalam gugatannya itu, Farouk meminta MK mencoret kemenangan Evi serta Lalu Suhaimi sehingga ia masuk 4 besar dan bisa kembali duduk di Senayan. (detikcom/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments