Minggu, 20 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • Dinyatakan Positif Covid-19, Bupati Sergai Soekirman Jalani Isolasi

Dinyatakan Positif Covid-19, Bupati Sergai Soekirman Jalani Isolasi

Rabu, 16 September 2020 08:39 WIB
Foto Dok

Ir H Soekirman 

Sergai (SIB)
Bupati Serdangbedagai (Sergai), Ir H Soekirman mengakui dirinya terkonfirmasi positif Covid-19. Pengakuan itu langsung disampaikan Soekirman melalui rekaman video yang di share (dibagikan) kepada para rekan, kolega maupun saudara, termasuk para wartawan, Selasa (15/9) sekira pukul 13.00 WIB.

Dalam rekaman video berdurasi 3 menit 10 detik tersebut, Soekirman menyampaikan informasi terkait informasi kesehatan dirinya.
"Pada hari ini tanggal 15 September 2020, saya Bupati Sergai, Ir H Soekirman menyatakan kondisi kesehatan saya yang disebut orang tanpa gejala (OTG). Sampai dengan kemarin, suhu badan saya masih tetap 36,4, dan tidak ada gejala demam, batuk maupun flu. Tetapi hasil laboratorium swab polymerase chain reaction (PCR), ternyata disimpulkan terinfeksi Covid-19 positif," ungkap Soekirman.

Soekirman menyampaikan kepada seluruh warga Sergai, para sahabat dan handai taulan dimanapun berada, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan protokol kesehatan dengan rajin menyuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak dan mengonsumsi makanan yang sehat.

Masih melalui video tersebut, Soekirman juga menyatakan jika dirinya sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit, agar bisa segera sembuh dan pemulihannya lebih mudah dikontrol. Dan kepada rekan-rekan, saudara maupun kolega yang bersimpati, Soekirman mohon doa agar dapat segera sembuh, serta mohon untuk sementara waktu tidak dihubungi, baik melalui SMS, WA maupun telepon, karena dirinya membutuhkan istirahat.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sergai, dr Bulan Simanungkalit kepada SIB mengatakan, tanggal 25 Agustus 2020 lalu, bupati melakukan swab dan hasil pemeriksaan laboratorium PCR dinyatakan negatif.

"Ini perlu kita sampaikan untuk menyingkirkan anggapan jika bupati sudah menyebarkan virus," terangnya.

Bulan juga mengakui jika Bupati Sergai rutin melakukan rapid tes maupun pemeriksaan swab secara mandiri. Hal ini karena bupati menyadari banyak melakukan interaksi dengan orang, sehingga bupati sering melakukan rapid tes dan swab secara mandiri dan hasilnya negatif.

Sehubungan dengan persyaratan untuk mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang harus PCR positif, lanjut dr Bulan, maka tanggal 12 September lalu, bupati melakukan pengambilan swab untuk kembali diperiksa di laboratorium. Hasil PCR tes keluar pada Senin (14/9) sore dan dinyatakan positif.

"Begitu mengetahui hasil pemeriksaan PCR positif, bupati langsung melakukan isolasi di salah satu rumah sakit, karena bupati menyadari tidak dapat membatasi orang yang mau berkoordinasi maupun bersilaturahmi dengan beliau. Sehingga, melakukan isolasi di rumah sakit merupakan satu tindakan yang proaktif untuk percepatan penanganan Covid-19 di Sergai," tegas dr Bulan Simanungkalit.

Tracing Kontak
Pasca bupati dinyatakan positif Covid-19, dinas kesehatan akan melakukan tracing terhadap orang-orang yang menjalin kontak dengan bupati. Hal itu dikatakan Kadis Kominfo sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, H Akmal, di Posko Satuan Tugas di Rumah Dinas Bupati Sergai di Seirampah.

Akmal menjelaskan, Gugus Tugas melalui Dinas Kesehatan juga akan melakukan rapid tes dan swab kepada pejabat dan para ASN Pemkab Sergai yang merasa ada menjalin kontak dengan bupati.

"Kepala OPD dan pejabat pimpinan tinggi (PPT) Pratama, para Kabag, Direktur RSUD Sultan Sulaiman dan Camat se-Kabupaten Sergai akan di rapid tes dan di swab" ujar Akmal.

Selain itu, lanjutnya, seluruh komisioner dan Sekretariat KPUD Sergai juga akan dilakukan rapid tes dan swab. (T06/c)

T#gs Bupati SergaiIr H SoekirmanJalani Isolasipositif Covid-19Positif Covid 19
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments