Kamis, 01 Okt 2020
  • Home
  • Headlines
  • Dilantik Jadi Jamwas, Amir Yanto Diminta Jaksa Agung Perkuat Waskat

Dilantik Jadi Jamwas, Amir Yanto Diminta Jaksa Agung Perkuat Waskat

Kamis, 13 Agustus 2020 23:18 WIB
(ist)

Empat pejabat eselon I di Lingkungan Kejaksaan yang dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin, Rabu (12/8).

Jakarta (SIB)
Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan Dr Amir Yanto SH MH MM yang baru saja dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan RI, untuk memperkuat pengawasan melekat (waskat) menjaga citra dan kewibawaan korps.

“Tingkatkan dan perkuat pengawasan melekat (waskat) yang efektif, guna meminimalisir adanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, dan segala bentuk perbuatan tercela lainnya dengan seraya mengingatkan bahwa pimpinan turut bertanggung jawab atas perbuatan atau perilaku menyimpang yang dilakukan jajarannya secara berjenjang 2 tingkat ke bawah,” kata Jaksa Agung Burhanuddin dalam amanatnya di Aula Baharudin Lopa Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (12/8).

Selain Amir Yanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jaksa Agung, juga melantik Dr Sunarta SH MH menjadi Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intelijen) Kejaksaan RI, dan Dr Fadhil Zumhana SH MH sebagai JAM Pidana Umum Kejaksaan RI. Posisi Kajatisu saat ini masih kosong lantaran pimpinan kejaksaan sedang melakukan seleksi guna menentukan siapa yang paling layak menjadi orang nomor satu di Kejati Sumut.

Terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Jaksa Agung meminta jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia mendukung dan mensukseskannya.

Jaksa Agung menegaskan upaya-upaya yang dilakukan Korps Adhyaksa dalam mendukung dan mensukseskan Pilkada 2020 itu adalah mendeteksi dini persoalan yang mungkin timbul dan berpotensi menggagalkan penyelenggaraan Pilkada.

Kemudian lanjutnya, seluruh jajarannya mengoptimalisasikan kapasitas dan kompetensi seluruh jajaran untuk melakukan penanganan tindak pidana pemilihan secara profesional, tidak memihak, tidak diskriminatif serta bebas dari muatan kepentingan tertentu.

Selain itu, jajarannya juga diminta menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pilkada, termasuk tidak mengeluarkan maupun menanggapi pernyataan-pernyataan di jejaring dan media sosial yang dapat dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap calon pasangan kepala daerah tertentu.

Termasuk tidak terlibat dalam kegiatan kampanye mendukung calon kepala daerah/wakil kepala daerah, tidak menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatan atau dinas dalam kegiatan kampanye, tidak membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

“Serta tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap pasangan calon,”tegas Burhanuddin.
Jaksa Agung juga meminta para pejabat yang dilantik menjaga keharmonisan dan kekompakan aparatur di bawahnya guna menumbuhkan suasana kerja yang menyenangkan. Sehingga tercipta soliditas segenap jajarannya untuk senantiasa mendukung setiap pelaksanaan program kerja.

“Jalin koordinasi dan kerja sama yang sinergis dengan seluruh institusi penegak hukum dan pemangku kepentingan (stakeholder), guna menghadapi beragam tantangan dalam pelaksanaan penegakan hukum,” tutupnya. (J02/f)

T#gs Amir YantoJaksa AgungWaskat
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments