Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • Dampak Kabut Asap, 8 Penerbangan dari Kualanamu Ditunda

Dampak Kabut Asap, 8 Penerbangan dari Kualanamu Ditunda

admin Kamis, 19 September 2019 11:18 WIB
Ilustrasi
Deli Serdang (SIB) -Sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, tertunda. Penundaan dilakukan karena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Manager of Branch Communication & Legal Bandara Kualanamu Wishnu Budi Setianto mengatakan penundaan dan pembatalan penerbangan dilakukan karena jarak pandang yang pendek.

"Dari data Bandara Kualanamu menunjukkan ada delapan penerbangan yang tertunda keberangkatannya. Ditambah dua penerbangan yang dibatalkan dengan tujuan Penang, Malaysia," terang Wisnu, Rabu (18/9).

Delapan penerbangan yang tertunda keberangkatannya yakni dua penerbangan tujuan Pekanbaru dan lima penerbangan ke Penang.
"Lalu satu penerbangan rute Singapura-Penang yang dialihkan (divert) ke Kualanamu," imbuhnya.

Terkait dengan kabut asap, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menjelaskan, asap berasal dari Karhutla di sejumlah kabupaten di Sumut.

Di antaranya, di Kabupaten Asahan, Humbang Hasundutan, Padanglawas Utara, dan Labuhanbatu. Titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah.

"Kami pantau dari satelit Terra dan Aqua ada enam titik panas dengan tingkat kepercayaan 50 persen," jelas Kepala BBMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan.

Hasil analisis, lanjutnya, menunjukkan kabut asap tidak memberi dampak serius pada penerbangan. Jarak pandang di Bandara Kualanamu saat ini, masih cukup jauh sekitar 3 Km.

Begitu juga di Bandara Aek Godang (Padang Lawas Utara). Sedangkan di Bandara Binaka (Nias) dan FL Tobing (Tapanuli Tengah) jarak pandang sekitar 10 Km.

Masih Aman
Sementara itu, Airport Duty Manager/OIC PT Angkasa Pura II Airport Kualanamu Abdi Negoro kepada SIB menyatakan meski kabut asap melanda kawasan Airport Kualanamu itu tapi jarak pandang masih di atas 2 Km dan aman bagi pilot melakukan pergerakan pesawat yang dikemudikannya. Bahkan, pada, Rabu (18/9) pagi hari, kata Abdi Negoro, jarak pandangnya masih mencapai 3 Km.

"Hingga saat ini pergerakan pesawat di Airport Kualanamu Deliserdang belum terganggu akibat kabut asap tebal itu," papar Abdi Rabu petang di ruang kerjanya menjawab SIB.

Sementara itu, maskapai Citilink QG-1934 tujuan Aekgodang, Rabu, mendarat kembali di Airport Kualanamu akibat kabut asap tebal menyelimuti kawasan Bandara Aekgodang.

Pesawat Citilink tujuan Aekgodang dengan membawa puluhan penumpang itu berangkat dari Airport Kualanamu pukul 13.40 WIB.

Setelah berputar-putar beberapa kali di kawasan udara Sibolga dan sekitarnya, kapten pilot terganggu mendaratkan pesawatnya akibat kabut asap tebal menyelimuti kawasan Bandara Aekgodang. Akhirnya, Pilot Citilink itu memutar balik pesawatnya menuju Medan dan mendarat kembali di Airport Kualanamu.

Pesawat Citilink tujuan Aekgodang itu akhirnya dibatalkan berangkat dari Kualanamu. Demikian juga sebaliknya Citilink yang seharusnya tiba di Airport Kualanamu dari Aekgodang pukul 15.45 WIB dibatalkan.

Sementara itu, Wing Air IW- 1250 l tujuan Lhokseumawe akibat kabut asap tebal juga dibatalkan berangkat dari Airport Kualanamu. Pesawat ini seharusnya berangkat pukul 13.40 WIB.

Pesawat Lion Air JT-132 tujuan Penang Malaysia juga batal berangkat dari Airport Kualanamu pukul 13.30 WIB akibat kabut asap tebal itu. (detikcom/M22/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments