Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Headlines
  • Dampak Isu Bangkai Babi, Pendapatan Pedagang Ikan Berkurang di Lubukpakam

Dampak Isu Bangkai Babi, Pendapatan Pedagang Ikan Berkurang di Lubukpakam

redaksi Minggu, 17 November 2019 10:53 WIB
Sib/Doc
IKAN: Pedagang ikan di pasar tradisional, Lubukpakam keluhkan isu merebaknya ikan makan bangkai babi sehingga membuat pendapatannya berkurang, Jumat (15/11).

Lubukpakam (SIB)
Merebaknya isu ikan laut memakan bangkai babi menyebabkan turunnya pendapatan para pedagang ikan di pasar tradisional, Lubukpakam, Jumat (15/11).


"Pembeli sepi tak seperti biasanya. Jual 10 Kg saja sangat sulit, biasanya jam 10 sudah bisa pulang. Ini abang lihatlah, sudah sepekan terakhir begini. Semuanya itu saya duga akibat merebaknya isu ikan laut memakan bangkai babi," kata Sarman (44) yang merupakan pedagang ikan di pasar tradisional itu.


Menurut dia, untuk mengundang minat pembeli, para pedagang ikan menurunkan harga ikan. Namun upaya tersebut juga tidak bisa mendongkrak pendapatan.


"Padahal kami jual harga modal. Itupun tak juga banyak pembelinya, daripada ditahan harga takut makin rugi karena ikan cepat busuknya," sebut Sarman diaminkan istrinya.


Pedagang ikan lainnya yaitu bernama Umar (34) yang mana dagangannya mengalami hal serupa.

Dalam seharinya ia mampu menjual 50 Kg ikan basah. Namun sejak adanya informasi di media soal penemuan bangkai babi di daerah perairan laut, penghasilannya berkurang.


"Inilah jual 10 kg payah. Memang masih ada pembeli yang datang. Itu hanya langganan, entah siapa yang bilang ikan-ikan di laut makan daging babi," keluh Umar.


Diprediksi, kondisi turunnya minat pembeli ikan akan bertahan sampai dua minggu ke depan.

Hal ini seperti peristiwa bencana sunami yang melanda Aceh beberapa tahun lalu.


Untuk itu aku Umar, agar tidak merugi ke depannya akan menurunkan pengambilan ikan.

Disebut para pedang ikan di pasar tradisional Lubukpakam, biasanya mengambil ikan dari Pantai Labu dan Sialang Buah.

Ikan yang banyak dicari pembeli adalah ikan gembung, dencis, tongkol, lidah-lidah, tamban, tuna, ikan kakap, gerapu, udang, kerang kupas dan sotong.(T05/c)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments