Minggu, 20 Sep 2020
  • Home
  • Headlines
  • DPRDSU Desak BBPJN Segera Perbaiki Jembatan Siduadua Parapat

DPRDSU Desak BBPJN Segera Perbaiki Jembatan Siduadua Parapat

* Dewan Jadwalkan Panggil BBPJN dan Temui Kementerian PUPR di Jakarta
admin Selasa, 14 Mei 2019 08:36 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Komisi D DPRD Sumut mendesak BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) II Sumut segera memperbaiki Jembatan Siduadua Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang mengalami kerusakan sisi kiri kanan pengaman akibat diterjang material longsor 6 bulan lalu.

Desakan itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Sumut yang membidangi pembangunan Leonard Samosir SH dan Drs Baskami Ginting kepada wartawan, Senin (13/5) di DPRD Sumut menanggapi belum diperbaikinya Jembatan Siduadua Parapat.

"Kita mendesak BBPJN II Sumut segera melakukan perbaikan, karena sangat membahayakan para pengguna jalan yang setiap harinya melintasi jalan nasional tersebut," ujar Leonard Samosir.

Ditambahkan Baskami, dengan dibiarkannya jembatan itu rusak tanpa ada pembatas, tentu akan mempengaruhi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Toba, karena merasa kuatir melintasi jembatan yang sangat rawan terjun bebas ke perairan Danau Toba.

"BBPJN tentu mengetahui, bahwa jalan itu satu-satunya menuju objek wisata Danau Toba, seharusnya jangan lama-lama memperbaikinya, karena sangat berpengaruh bagi kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara," ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Bagi Baskami tidak ada alasan pihak BBPJN belum memperbaiki jembatan dikarenakan ketiadaan anggaran, sebab kerusakan itu akibat bencana alam yang tentunya sudah dialokasikan setiap tahunnya oleh Kementerian PUPR di Jakarta di pos khusus bencana alam.

Leonard dan Baskami mengungkapkan bahwa, pihaknya di Komisi D dalam bulan ini akan menjadwalkan pemanggilan BBPJN II dalam rapat dengar pendapat di lembaga legislatif, untuk mempertanyakan penyebab belum diperbaikinya Jembatan Siduadua Parapat.

"Jembatan Siduadua, harus segera dibenahi. Ini harus menjadi perhatian serius pihak BBPJN. Jika memang belum ada anggaran Komisi D akan menemui Kementerian PUPR di Jakarta, agar segera diperbaiki," tandas Baskami.

Seperti diberitakan SIB sebelumnya, sudah 6 bulan Jembatan Siduadua tertimbun longsor, sehingga mengalami kerusakan sisi kiri kanan pengaman jembatan akibat diterjang material longsor, sehingga menimbulkan keresahan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Begitu juga kondisi ketahanan konstruksi bangunan jembatan juga belum diketahui dengan jelas apakah masih kokoh dan layak dipakai. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan badan jembatan, padahal kejadiannya sudah berlangsung 6 bulan. (M03/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments