Rabu, 26 Jun 2019
  • Home
  • Headlines
  • DPRDSU Apresiasi Polres Sibolga Tangkap Kayu Olahan di Tangkahan Tapteng

DPRDSU Apresiasi Polres Sibolga Tangkap Kayu Olahan di Tangkahan Tapteng

* Segera Tangkap Aktor Utama dan Pemilik Kayu Olahan Tersebut
admin Senin, 15 April 2019 10:08 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Komisi A DPRD Sumut mengapresiasi kinerja Polres Kota Sibolga yang menangkap tumpukan kayu di Tangkahan PPH Ancol Jalan Jompol Kelurahan Pancuran Pinang Kecamatan Sibolga Sambas, Kamis (11/4). Lembaga legislatif sangat berharap pihak kepolisian segera menangkap aktor utama maupun pemilik kayu tersebut.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Sumut H Hanafiah Harahap kepada wartawan, Minggu (14/4) di Medan menanggapi gebrakan Polres Sibolga yang menangkap tumpukan kayu di Kota Sibolga yang disebut-sebut diback up salah satu petinggi partai di Sibolga.

"Kita berharap agar kepolisian terus mengusut tuntas dan menangkap aktor utama khususnya pemilik kayu yang diduga hasil perambahan hutan lindung di Kabupaten Tapteng tersebut," ujar Hanafi sembari meminta Poldasu ikut memback up Polres Sibolga untuk mengungkap kasus yang lebih besar.

Seperti diketahui, ujar Hanafi, berdasarkan keterangan Kasubbag Polres Sibolga Iptu R Sormin, penangkapan kayu olahan yang diduga kayu keras yang berasal dari kawasan hutan lindung tersebut disebut-sebut milik oknum pemuda yang juga petinggi salah satu Parpol (Partai Politik) di Desa Poriaha Kabupaten Tapteng.

"Kayu-kayu tersebut tidak memiliki dokumen asal-usul kayu. Kemudian petugas kepolisian mengamankan barang bukti guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kemudian mengamankan ANH (44) beserta barang bukti, 3 lembar bon faktur pembelian kayu, 267 lembar papan kayu dan 168 balok kayu broti," katanya.

Atas ketegasan Polresta Sibolga ini, tandas Hanafi, lembaga legislatif menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja kepolisian yang tidak pandang-bulu mengusut kasus pelanggaran hukum di wilayah Kota Sibolga dan jika benar kayu olahan itu berasal dari hutan lindung, harus segera dicari siapa aktor intelektual perambah hutan di Sibolga.

"Hutan lindung harus diamankan untuk kepentingan anak cucu kita. Siapa yang merusak harus ditindak tegas dan ditangkap. Disini kita minta Polres bekerja maksimal, agar mata-rantai perambah hutan yang sudah berlangsung secara massive dan sistimatis, dapat segera diputus," sebut politisi Partai Golkar Sumut ini.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD KNPI Sumut Syafrizal Elbatubara juga sangat berharap agar kepolisian tetap tegas terhadap pelaku pencurian kayu di Sibolga. Siapa saja yang terlibat, harus segera ditangkap. "Tidak ada yang kebal hukum di negara Indonesia ini," ujarnya. (M03/c).
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments