Jumat, 20 Sep 2019
  • Home
  • Headlines
  • Cemarkan Nama Baik di Medsos, Santoni Rambe Sintua Gereja HKI Ditahan Polisi

Cemarkan Nama Baik di Medsos, Santoni Rambe Sintua Gereja HKI Ditahan Polisi

admin Senin, 31 Desember 2018 09:35 WIB
Sibolga (SIB) - Diduga mencemarkan nama baik pendeta di media sosial, seorang Sintua Gereja HKI Aek Raso, Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat,  Tapanuli Tengah (Tapteng) berinisial Santoni Rambe ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Reskrim Polres Tapteng, sejak 24 Desember 2018. 

Santoni Rambe selanjutnya dititip di Lapas Kelas IIa Sibolga Jalan Tukka  Kelurahan Sibuluan Kecamatan Pandan sembari menunggu proses penyidikan untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan membenarkan penahanan terhadap Santoni Rambe atas laporan pendeta yang merasa dicemarkan nama baiknya pasca mengikuti Perayaan Natal Oikumene Pemkab Tapteng di Kecamatan Kolang, Rabu (19/12).

"Sekarang Santoni Rambe dititip di Lapas Kelas IIa Sibolga,"kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi SIB lewat seluler,  Minggu (30/12).

Dari informasi yang dihimpun SIB, sintua sekaligus merangkap vorhanger itu disebut memosting kalimat "Pendeta dan Pastor adalah Penjilat" dalam akun media sosialnya. Merasa terhina, beberapa pendeta termasuk Pendeta HKI Pasir Bidang melapor ke polisi. 

Oleh polisi ditindaklanjuti, dan langsung mengamankan Santoni Rambe dari rumahnya di Desa Maduma, Kecamatan Sorkam Barat, Minggu (23/12). Sejak saat itu, Santoni Rambe resmi menjalani tahanan yang kemudian dititip di Lapas Kelas IIa Sibolga.  

Advokat Parlaungan Silalahi SH kepada SIB mengaku prihatin melihat penahanan SR yang dilakukan di momen Natal."Seharusnya Natal membawa kasih dan damai bagi kita. Saling memaafkan dan mengasihi. Apalagi Santoni Rambe sudah mengakui kesalahannya  dan meminta maaf, "katanya. (G05/c)
Editor: admin

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments