Minggu, 20 Okt 2019

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek TSS dan TRB Madina

Bupati Madina Belum Penuhi Panggilan Kejatisu

admin Rabu, 09 Oktober 2019 10:05 WIB
Ilustrasi
Medan (SIB) -Bupati Mandailing Natal (Madina) DH Nasution belum juga memenuhi panggilan ketiga dari Kejati Sumut, untuk diperiksa Selasa (8/10) dengan status sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait pelaksanaan proyek pembangunan Tapian Siri Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) Tahun Anggaran (TA) 2016-2017 di Madina.

Kasi Penkum Kejatisu S Siagian menjawab wartawan membenarkan Bupati Madina DH Nasution belum memenuhi panggilan Kejati Sumut untuk pemeriksaan yang dijadwalkan. Disebutkan, pihak Bupati belum bisa hadir untuk karena ada tugas, dan berikutnya akan hadir pada 14 Oktober 2019 mendatang.

"Sesuai surat panggilan dari Pidsus Kejatisu yang dilayangkan pekan lalu, Bupati dijadwalkan diperiksa Selasa(8/10) sebagai saksi.Namun belum bisa hadir karena tugas.Dan sesuai informasi yang diterima bagian Pidsus, Bupati akan hadir pada 14 Oktober 2019 mendatang," kata Kasi Penkum.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya (SIB,4/10), Aspidsus Kejatisu Irwan Sinuraya dalam menanggapi tuntutan pengunjuk rasa di depan kantor Kejatisu menginformasikan, bahwa khusus untuk Bupati Madina sudah dua kali dipanggil tetapi tidak hadir yaitu untuk pemeriksaan tanggal 24 September 2019 dan tgl 1 Oktober 2019. Karena dua kali panggilan belum diindahkan, maka pemanggilan berikutnya atau ketiga sudah dilayangkan juga untuk pemeriksaan tanggal 8 Oktober 2019. Dan sesuai aturan yang berlaku, pemanggilan itu dilayangkan melalui Gubsu, tidak langsung ke yang bersangkutan.

Pengunjukrasa yang menamakan kelompoknya dari DPP IMA Tabagsel (Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan) meminta kepada Kejatisu agar memanggil, memeriksa dan menetapkan Bupati Madina sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam pembangunan mega proyek TRB dan TSS Madina tersebut. (BR1/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments