Rabu, 03 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Headlines
  • Bupati Dairi dan Forkopimda Bahu-Membahu Tangani Covid-19

Bupati Dairi dan Forkopimda Bahu-Membahu Tangani Covid-19

Kamis, 09 April 2020 14:07 WIB
Foto: SIB/Dok

FOTO BERSAMA : Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi TP PKK Kabupaten Dairi, Ny Romi Mariani Eddy Berutu foto bersama dengan Forkopimda Kabupaten Dairi, Rabu (1/4/2020) usai penyerahan bantuan APD dan Suplemen kepada Gugus Tugas Covid-19 Dairi.

Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu menggerakkan hampir seluruh jajarannya untuk ikut berperan aktif mengantisipasi dan melakukan percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Dairi. Dirinya selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menempatkan dan membagi tugas para jajarannya untuk mengisi 7 kelompok kerja (pokja) yang telah dibentuk yakni Pokja 1 bidang Humas; Pokja 2 Bidang Perencanaan, Pengelolaan dan Pengendalian Data, Pakar, Analisis dan Pengendalian Operasi; Pokja 3 Bidang Operasi Pencegahan dan Penanganan; Pokja 4 Bidang Pemulihan dan Layanan dasar, Pokja 5 Bidang Penanganan dan Gakum; Pokja 6 Bidang Logistik, Keuangan, Penyiapan Potensi Sumber Daya Daerah dan Penyediaan Alat Kesehatan; Pokja 7 Bidang Akuntabilitas dan Pengawasan guna tercapainya percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Dairi.

Selain melakukan pemberdayaan para perangkat daerah yang ada di Pemkab Dairi, bupati juga bahu membahu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Dairi tentang pencegahan Covid-19 ke masyarakat dan ke berbagai wilayah kerja yang ada di Kabupaten Dairi.

Secara bersama-sama, dalam berbagai kesempatan Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu dan Kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang serta Dandim 0206/Dairi, Letkol Arh Hadi Purwanto yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terjun langsung mensosialisasi berbagai aturan larangan yang telah dikeluarkan, berupa surat edaran maklumat seperti himbauan untuk menutup tempat hiburan malam secara berkesinambungan berdasarkan Surat edaran Nomor: 443/1384 tentang penutupan sementara tempat-tempat hiburan di Kabupaten Dairi dengan merujuk pada Maklumat Kapolri nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah, dalam rangka Antisipasi Penyebaran Infeksi Covid-19 yang ditujukan kepada para Pengusaha Tempat Hiburan di Kabupaten Dairi.

Antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah dikerjakan Pemkab Dairi sejak 29 Januari 2020 lalu sudah menggelar berbagai kegiatan sosialisasi, himbauan dan pendekatan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman yang dilakukan Forkopimda Kabupaten Dairi. Di antaranya himbauan larangan kepada masyarakat agar tidak menggelar atau melakukan pertemuan dan perkumpulan termasuk pesta pernikahan yang saat ini secara keseluruhan sudah dihentikan. Termasuk di antaranya penertiban Pusat Pasar Sidikalang yang dilakukan Pemkab Dairi melibatkan unsur TNI dan Polri, berupa pembatasan jam operasi bagi para pedagang di Pusat Pasar Sidikalang dengan menghimbau bahwa pentingnya physical distancing.

Forkopimda ini juga tampak kompak dan solid saat bersama-sama meninjau dan meresmikan lima posko pemeriksaan kenderaan yang merupakan wilayah kecamatan perbatasan pintu masuk wilayah Kabupaten Dairi. Kelima Posko Terpadu yang telah berdiri sejak sepekan terakhir itu yakni di Simpang Silalahi perbatasan dengan Karo, di Kecamatan Tanah Pinem perbatasan Karo dan Aceh Tenggara, di Lae Mbulan perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat, di Sidiangkat perbatasan Pakpak Bharat dan Aceh Selatan serta di Kecamatan Parbuluan perbatasan dengan Samosir dan Humbang Hasundutan (Humbahas).

Posko pengamanan dan pencegahan penularan covidâ€"19 difungsikan untuk pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh setiap warga yang masuk dan keluar Dairi. Posko juga akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan dan barang bawaan. Melalui posko ini seluruh penumpang kendaraan yang akan masuk wilayah Dairi akan diperiksa dan didata. Data mobilitas warga ini sangat dibutuhkan sebagai landasan dalam menetapkan rencana aksi pencegahan penyebaran cofid-19. Penggunaan posko pemeriksaan di area perbatasan ini juga sudah terintegrasi dengan pusat data center yang berbasis IT (Informasi teknologi) berupa aplikasi diciptakan oleh Pemkab Dairi yang merupakan aplikasi data base berbasis web based yang dapat memberikan informasi berdasarkan kategori asal dan tujuan warga
setiap saat secara realtime yang diberi nama Corona Center Dairi, www.infocorona.infodairi.com.

Forkopimda di tingkat kecamatan (Forkopimca) yang ada di Kabupaten Dairi juga tidak mau kalah dengan kesolidan Forkopimda Kabupaten Dairi. Selain petugas posko di lima kecamatan yang melibatkan Forkopimda tingkat kecamatan yang begitu setia dan semangat melakukan penjagaan di area pintu masuk perbatasan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Forkopimca lainnya yakni di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi terus bahu-membahu menunjukkan tugas dan tanggungjawab sebagai pemangku daerah untuk melindungi masyarakatnya agar bisa bersama-sama mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Secara keseluruhan, untuk 15 kecamatan di Kabupaten Dairi, Pemkab Dairi telah mengadakan sosialisasi tentang penanggulangan Covid-19. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat umum seperti fasilitas kesehatan, gereja, mesjid, sekolah-sekolah bahkan ke rumah-rumah penduduk. Kemudian di tingkat kecamatan dilakukan himbauan dan sosialisasi aturan dengan pendistribusian surat edaran di wilayah-wilayah tiap kecamatan hingga ke tingkat dusun melalui pemberdayaan perangkat pemerintah daerah yang paling bawah.

Satu Pasien Corona Warga Dairi Dinyatakan Sembuh
Hingga saat ini dua warga Dairi dikonfirmasi positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, atau metode pengambilan sampel darah kilat yang berdasarkan analisis terkini bahwa hasilnya kurang akurat untuk dijadikan rujukan status pasien apakah negatif atau positif terpapar Covid-19. Dua pasien warga Dairi yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasli rapid test itu satu di antaranya telah berangsur pulih dan dinyatakan sembuh, sementara satu lagi meninggal dunia yang mengakibatkan warga dan Pemerintah Kabupaten Dairi berkabung.

Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu berharap ke depan untuk mengidentifikasi pasien yang terduga positif Covid-19 tidak lagi hanya mengandalkan rapid test, namun harus ditindaklanjuti dengan metode swab berupa metode pengambilan sampel lendir hidung atau tenggorokan (Polymerase Chain Reaction/PCR) sehingga tidak menjadi informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
Bupati Eddy Berutu selalu berpesan bahwa penyakit atau virus corona bukanlah penyakit yang hina dan bukan sebuah aib, sehingga himbauan dan edukasi dengan melakukan komunikasi publik yang baik menjadi upaya yang secara berkesinambungan terus dilakukan Pemkab Dairi, agar masyarakat khususnya warga Dairi tidak memiliki stigma negatif kepada pasien yang terpapar positif Covid-19. Apalagi pasien yang terpapar positif Covid-19 bisa diobati dengan treatment penanganan medis hingga sembuh.

Seperti peristiwa yang terjadi di Kabuapten Dairi, kesembuhan pasien yang positif terpapar Covid-19 menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sebagi motivasi atas kerja-kerja selama ini dan menjadi bukti dan edukasi bagi masyarakat Kabupaten Dairi agar tidak ada lagi penolakan, diskriminasi dan sanksi sosial bagi warga Dairi yang terpapar positif Covid-19. Karena bagaimana pun pasien itu adalah warga kita, masyarakat kita, saudara kita, sahabat kita dan teman sekampung kita yang membutuhkan dukungan moril support dan doa yang terus mengalir untuk kesembuhan para pasien di kemudian hari. Dairi Kuat, Dairi Sehat, Bersama Kita Bisa. ***

T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments