Jumat, 19 Jul 2019
  • Home
  • Headlines
  • Bebas Usai Grasi Jokowi, Neil Bantleman Tetap Bantah Sodomi Siswa JIS

Bebas Usai Grasi Jokowi, Neil Bantleman Tetap Bantah Sodomi Siswa JIS

admin Sabtu, 13 Juli 2019 10:11 WIB
Heather Van Sickle
BEBAS: Neil Bantleman bersama istrinya setelah kembali ke Kanada. Neil bebas setelah menerima grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kasus pelecehan seksual terhadap anak.
Jakarta (SIB) -Terpidana kasus sodomi siswa Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman, menerima grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan bebas. Neil tetap mengaku tak bersalah. Seperti dilansir media Kanada, CBC, Jumat (12/7), Neil Bantleman sudah pulang ke kampung halamannya di Ontario sejak akhir Juni 2019. Kabar penerimaan grasi dan kebebasannya itu disampaikan Neil Bantleman lewat keterangan tertulis. "Lima tahun lalu, saya dituduh secara tidak benar dan dihukum atas kejahatan yang tidak saya lakukan dan tidak pernah terjadi," kata Neil Bantleman dalam keterangannya.

Dia lalu mengajukan grasi ke Presiden Joko Widodo dan grasi itu diberikan pada akhir Juni lalu. Neil Bantleman berterima kasih kepada kakaknya, Guy, atas waktu dan usaha yang diberikan untuk kepulangannya. Neil Bantleman juga mengapresiasi pemerintah Kanada atas komitmen teguh membawanya pulang.

"Saya ingin berterima kasih pada istri saya, Tracy. Tanpa cinta dan komitmennya, hari ini tidak akan pernah ada. Usahanya yang tidak kenal lelah serta koordinasi dan komunikasi antara tim legal, sekolah, kedutaan, dan keluarga di Kanada adalah kunci kebebasan saya," papar Neil Bantleman.

Sementara itu, bila merujuk pada pernyataan Menkum HAM Yasonna Laoly, grasi dapat diberikan bila terpidana mengaku salah. Hal itu pernah disampaikan Yasonna terkait terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir. "Kalau mau grasi, harus dimohonkan yang bersangkutan, berarti mengaku salah," kata Yasonna saat ditanya wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3).

Sebelumnya diberitakan, Neil Bantleman bebas setelah mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo. Grasi itu diberikan lewat Keppres No 13/G Tahun 2019, yang diteken pada 19 Juni 2019. "Sudah bebas dari Lapas Kelas I Cipinang tanggal 21 Juni 2019," kata Kabag Humas Ditjen Pas, Ade Kusmanto.

Tapi nasib berbeda dialami terpidana kasus sodomi siswa JIS lainnya. Terpidana kedua itu adalah Ferdinand Tjiong. Kemenkum HAM menyatakan Ferdinand masih berada di dalam penjara. "Ferdinand Tjiong masih ada di Lapas Cipinang," kata Kabag Humas Ditjen Pas Kemenkum HAM, Ade Kusmanto.

Pada April 2015, Bantleman dan Ferdinand divonis hukuman 10 tahun penjara. Namun putusan ini dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang membebaskan Bantleman dan Ferdinand. Di tingkat kasasi, Mahkamah Agung memvonis Neil dan Ferdinand 11 tahun penjara. (Detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments