Kamis, 06 Agu 2020

BPS: Angka Kemiskinan di Sumut Naik

redaksisib Kamis, 16 Juli 2020 09:37 WIB
titiknol

Ilustrasi

Medan (SIB)
Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Sumatera Utara mencatat angka kemiskinan Sumatera Utara mengalami peningkatan sebesar 0,12 poin yaitu dari 8,63 % pada September 2019 menjadi 8,75 % pada Maret 2020.

"Angka kemiskinan ini setara dengan 1,28 juta jiwa pada Maret 2020, atau bertambah sekitar 23 ribu jiwa dalam satu semester terakhir. Persentase penduduk miskin pada Maret 2020 di daerah perkotaan sebesar 8,73 % dan di daerah pedesaan sebesar 8,77 %,"kata Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Sumut Fadjar Wahyu Tridjono SSi MM, Rabu (15/7).

Disebutnya, daerah perkotaan mengalami peningkatan sebesar 0,34 poin, sedangkan daerah pedesaan mengalami penurunan sebesar 0,16 poin jika dibandingkan September 2019.

"Garis Kemiskinan pada Maret 2020 tercatat sebesar Rp. 502.904 per kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp. 376.790 (74,92 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp. 126.114 (25,08 persen)," katanya.
Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan pada bulan Maret 2020 menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Utara sebanyak 1.283,290 jiwa atau sebesar 8,75 % terhadap total penduduk.

"Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan. Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan yang menyangkut kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan," katanya.

Disebutnya, pada periode September 2019 " Maret 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan peningkatan. P1 naik dari 1,480 pada September 2019 menjadi 1,513 pada Maret 2020, dan P2 naik dari 0,372 menjadi 0,388. Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung menurun dan semakin menjauh dari garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin semakin tinggi. (M2/f)
T#gs Angka KemiskinanBadan Pusat Statistik (BPS)MedanNaiksumut
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments