Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Headlines
  • BPBD : Korban Meninggal Akibat Banjir di Jakarta 11 Orang

BPBD : Korban Meninggal Akibat Banjir di Jakarta 11 Orang

*Pengungsi Capai 63.958 Jiwa
Selasa, 21 Januari 2014 10:16 WIB
SIB/antara
PASCA BANJIR : Warga memotong bambu pada bonggol pohon bambu yang terbawa hanyut banjir dan tersangkut di Jembatan Kalibata, Jakarta, Senin (20/1). Ribuan ton kubik sampah yang dibawa hanyut Sungai Ciliwung itu harus dibersihkan secara manual karena alat
Jakarta (SIB)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan korban meninggal dunia terkait bencana banjir di ibukota telah mencapai 11 orang.

"Dari awal banjir sampai dengan hari ini, korban meninggal dunia akibat bencana banjir sudah mencapai 11 orang tersebar di empat wilayah Jakarta," kata Kepala Seksi Pengendalian BPBD DKI Basuki Rakhmat di Jakarta Pusat, Senin(20/1).

Sebagaimana disiarkan TvOne,  data dari BPBD DKI sejak 12 hingga 20 Januari 2014, 11 orang yang menjadi korban itu, antara lain H Masri (76) warga Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur yang meninggal karena sakit.

Kemudian, Hidayat (35) warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur meninggal karena sakit, Asep (27) warga Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan meninggal karena terpeleset dan tenggelam serta Fatimah (5) warga Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat yang meninggal karena terperosok di saluran air.

Selanjutnya, Zulfikar (22) warga Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur meninggal karena hanyut akibat arus deras dan Supoyo (44) warga Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara meninggal karena tersetrum listrik di rumahnya.

Lalu, Tio Hoklim alias Abdul Azis (42) warga Kampung Melayu, Jakarta Timur meninggal karena tenggelam dan memiliki riwayat epilepsi, Kosum (62) warga Kampung Melayu meninggal karena terbawa arus banjir dan Rahmat (60) warga Pademangan Barat, Jakarta Utara meninggal karena tersengat arus listrik.
Dua korban lainnya, yakni Ijul (17) tidak diketahui identitasnya lebih lanjut, tapi diketahui meninggal karena terbawa arus banjir, serta warga tanpa nama berusia 25 tahun yang meninggal akibat tersetrum listrik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Selain itu, masih ada satu korban lagi, warga Lubang Buaya, namun masih belum diketahui kondisinya karena hanyut terbawa arus banjir dan saat ini masih dalam pencarian tim SAR," ujar Basuki.

Oleh karena itu, BPBD DKI menghimbau kepada seluruh warga yang terkena banjir agar selalu berhati-hati dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pengungsi Banjir Capai 63,958 Jiwa

Pusat Kendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 63.958 jiwa terpaksa mengungsi di 293 titik disebabkan banjir yang menggenangi permukiman warga di lima wilayah ibu kota. "Sampai laporan pukul 06.00 WIB yang ada di kami sebanyak 63.958 jiwa tersebar di 293 titik pengungsian yang tersebar di lima wilayah Jakarta," ujar Kepala Seksi Informatika dan Pengendalian BPBD DKI Bambang Surya Putra di Jakarta, Senin(20/1)

Menurut dia,  126.500 jiwa (34.850 KK) terdampak langsung dari banjir. Daerah yang terendam banjir meliputi 1.115 RT, 457 RW, 97 kelurahan di 33 kecamatan. "Korban meninggal dunia tercatat 8 orang dan korban hanyut 1 orang di aliran Kali Sunter lokasi Lubang Buaya, hingga saat ini belum ditemukan," ujar dia.

Ia mengatakan di wilayah Jakarta Timur banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air 20 centimeter hingga 2 meter. Tercatat sebanyak 20.228 jiwa mengungsi di 119 lokasi pengungsian. Korban meninggal ada 3 jiwa "Untuk Jakarta Selatan, ketinggian air yang merendam rumah warga 10 centimeter hingga 2 meter di 16 kelurahan. Jumlah pengungsi 19.644 jiwa di 62 lokasi pengungsian dan korban meninggal 1 jiwa," kata dia.

Sementara di wilayah Jakarta Pusat banjir melanda permukiman dengan ketinggian air 5 centimeter hingga 1 meter di 9 kelurahan. Sebanyak 3.426 jiwa mengungsi di 17 lokasi. "Jakarta Barat tinggi air 10 centimeter hingga 1,5 meter yang menggenangi rumah warga di 19 kelurahan. Jumlah pengungsi sebanyak 11.151 jiwa di 52 lokasi pengungsian dan korban meninggal 1 jiwa," ujar dia.

Kemudian di wilayah Jakarta Utara ketinggian air yang merendam rumah warga 5 centimeter hingga 90 centimeter di 23 kelurahan. Sebanyak 9.500 jiwa mengungsi di 43 lokasi dan korban meninggal sebanyak 3 jiwa.(DIK5/c)

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments