Selasa, 21 Mei 2019

Anas Urbaningrum : SBY Tahu Soal Bank Century

*Kasus Saya Hampir Rampung
Sabtu, 03 Mei 2014 11:57 WIB
Anas Urbaningrum
Jakarta (SIB)- Presiden Republik Indonesia  Susilo Bambang Yudhoyono mengetahui , masalah yang terjadi dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek dan penetapan bank berdampak sistemik pada Bank Century. Hal tersebut ditegaskan oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Dalam kasus bank Century itu menurut informasi yang saya punya, Pak SBY juga tahu soal kasus Bank Century," ujar Anas saat mendatangi gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/5).

Berdasarkan keterangan Metro Tv , menurut Anas, meski sering kali berkilah, SBY mengetahui hal itu dengan jelas. Apalagi, lanjut dia, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu juga mendapat laporan soal Bank Century.

"Memang Pak SBY pernah bilang saya tidak tahu, saya tidak dilapori, dan seterusnya tetapi yang saya tahu, Pak SBY tahu betul tentang itu dan dilapori," tandasnya.

Oleh karena itu, Anas heran KPK belum juga memanggil dan meminta keterangan SBY terkait Bank Century.

Sebelumnya diketahui, Bank Century mendapatkan dana hingga Rp6,7 triliun dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan Penetapan bank berdampak sestemik. Pengucuran dana itu diketahui ada banyak kejanggalan dokumen.

Hampir Rampung

Anas Urbaningrum kembali menjalani pemeriksaan terkait kasus pencucian uang. Anas mengaku penyidikan kasusnya telah memasuki babak akhir.

"Hampir (P21) menurut penyidik, kalau kemaren kan P20 setengah kan, sekarang P20 tiga perempat lah kira-kira," kata Anas.

Hal tersebut disampaikan Anas usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lanjutnya, ia menilai minggu depan diperkirakan pemeriksaanya telah usai. "Nanti awal minggu depan mudah-mudahan selesai P-21nya," ungkapnya.
Anas menegaskan dirinya siap untuk mengikuti persidangan. Di persidangan ia yakin akan terjadi kebenaran dalam kasusnya.

"Justru kalo sidang kan bagus dong, sidang itu kesempatan untuk mempertandingkan kebenaran, jadi bagi yang ditunggu seperti itu, yang diharapkan yang penting itu sidangnya betul-betul sidang," jelasnya. (Dik/detikcom/c)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 3 Mei 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments